Soal Pemangkasan Eselon III dan IV, Kepala BKPP: Cilegon Belum Siap

Kadis BKPP Cilegon Mahmudin, menerangkan perihal pemangkasan eselon III dan IV/Foto: Adji (www.bco.co.id)

CILEGON, BCO – Rencana pemangkasan Eselon III dan IV yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo mendapat sorotan dari Aparat Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Pemerintahan Kota Cilegon. Pasalnya, penghapusan atau pemangkasan ASN di Lingkungan Pemkot Cilegon ini menyangkut nasib para ASN yang bekerja di eselon III dan IV tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin mengatakan, ratusan ASN yang mengisi posisi eselon III dan IV belum siap dipangkas. Ia juga mempertanyakan soal nasib mereka.

“Kalau dibilang kesiapan, semua daerah dalam tanda kutip belum siap. Kenapa, mau disimpan dimana mereka? mau ditempatkan dimana mereka?,” ujar Mahmudin usai mengikuti rapat dengar pendapat (hearing) bersama Komisi I DPRD Kota Cilegon dan Sekda Kota Cilegon, Kamis, 12 Desember 2019.

Mahmudin juga mengatakan, saat ini ada 800 lebih ASN yang mengisi posisi eselon III dan IV.” Di Cilegon itu ada 700 eselon IV, eselon III-nya ada 170 sekian,” katanya. 

Kendati demikian, Mahmudin menghimbau kepada para ASN eselon III dan IV untuk tetap bekerja seperti biasa tanpa terpancing kabar penghapusan kedua eselon tersebut. Karena menurutnya, saat ini Cilegon sedang menunggu rencana selanjutnya terkait perihal tersebut. 

Sementara di tempat yang sama, Sekertaris Daerah Kota Cilegon Sari Suryati menyatakan, meskipun pemangkasan eselon III dan IV kebijakan Pemerintan Pusat namun hingga kini aturan pelaksanaannya belum ada.

“Kemenpan RB meminta kita desember harus sudah ada pemetaan. Nah ini sedang kita lakukan pemetaan. Tapi intinya bagaimana caranya, aparat eselon III, IV, dan V ini tidak merasa dirugikan, nah itu yang sedang dikaji oleh kita,” pungkasnya. []

0Shares