Dibantu Satpol PP, Emak-emak di Puloampel Gusur Warung Remang-remang

SERANG, BCO – Puluhan ibu rumah tangga atau emak-emak dari Kampung Candi dan Kampung Puloampel, Desa/Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, siang tadi meruntuhkan sejumlah warung remang-remang yang berdiri di eks Pelabuhan Pelindo II yang masuk wilayah Kampung Candi. Jumat, 6 Desember 2019.

Penggusuran warem tersebut dilakukan, lantaran membuat resah warga karena suasana bising ketika malam hari dan membuat warga terganggu. Selain itu juga, akibat kehadiran warem ini banyak anak muda yang nongkrong ditempat yang diduga jadi tempat maksiat ini.

Humas Ikatan Pemuda Candi, Firman Adi Pratama menyatakan, keberadaan warem yang hampir dua tahun berdiri ini sering didatangi oleh perempuan-perempuan dari berbagai daerah dan diduga ada indikasi praktek prostitusi. “Kalau malam banyak perempuan darimana-mana, anak muda disini juga sering ikut ngongkrong. Berdasarkan laporan dari warga, terutama ibu-ibu, tempat ini diduga jadi tempat maksiat salah satunya prostitusi,” ujarnya kepada BCO saat dikonfirmasi.

Firman juga menerangkan, penggusuran ini difasilitasi seorang anggota dewan yang mememinjamkan alat berat guna merobohkan bangunan tersebut. “Kita juga dibantu sama satpol pp kecamatan, ini juga ada (bantuan) dari pak dewan alat berat untuk merobohkan tempat ini,” terangnya.

Sementara, Ketua RW Kampung Candi mengaku, kehadiran warem tersebut selain mengganggu waktu istirahat karena suara musik yang keras, juga dapat merusak moral anak-anak muda yang tinggal didaerah tersebut. “Saya setuju ini dibongkar, meresahkan. Selain itu juga bisa merusak moral anak-anak muda disini,” kata Hasiin.

Sebelumnya, puluhan emak-emak ini pernah merazia tempat tersebut dan viral di media sosial. Dari hasil sweeping itu, didapatkan ratusan miras dari sejumlah warung yang berada dibekas Pelabuhan Pelindo II Banten. []

0Shares