Buron 1,5 Tahun karena Terlibat Korupsi Dana Desa, Mantan PNS di Pulopanjang Ditangkap Polisi

CILEGON, BCO – Seorang mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Pulopanjang, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, berinisial DS ditangkap aparat kepolisian Polres Cilegon. Ia ditangkap lantaran terlibat kasus korupsi dana desa senilai Rp 1,2 miliar tahun 2016 yang dilakukan Kepala Desa Pulopanjang pada masa itu.

Pada 2019 lalu Pengadilan Negeri Serang telah menjatuhi S (Kepala Desa Pulopanjang) dengan kurungan bui 4,5 tahun karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan telah merugikan negara.

Pelaku ditangkap pada Selasa 09 Juni 2020 lalu di Kampung Ciujung Barat, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Berdasarkan keterangan polisi dari Kepala Desa berinisial S yang telah ditetapkan sebagai tersangka. DS merupakan staf Kecamatan Puloampel bertugas untuk membuat laporan fiktif atau staf operator dana desa.

“Sempat beberapa tahun pelaku masuk dalam DPO kami. Dari keterangan pelaku kepala desa berinisial S yang telah ditetapkan tersangka ini, jika peran DS membuat laporan-laporam fiktif dan segala kegiatan-kegiatan yang tidak pernah dilakukan. Uang pencairan tersebut digunakan oleh kedua pelaku untuk kepentingan pribadi,” kata Kanit III Satreskrim Polres Cilegon Iptu Airul Anam di Mapolres Cilegon, Jumat 18 Juni 2020.

Sebelumnya, tersangka sempat masuk dalam DPO karena melarikan diri. Dalam pelariannya itu, DS bekerja menjadi sopir di Jakarta dan pulang ke kampung halamannya akibat pandemi Covid-19.

“Tersangka DS bekerja sebagai sopir taksi di Jakarta, dan setelah adanya pandemi korona pulang ke kampung asalnya yang berada di Kabupaten Lebak. Setelah kita melakukan pengembangan, berhasil mengamankan tersangka pada pekan lalu,” lanjutnya.

Akibat perbuatan para pelaku, negara mengalami kerugian sebesar Rp 1.289.487.247, tersangka juga dijerat hukuman minimal 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Tersangka terbukti melanggar Undang-Undang 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, pelaku (DS) mengaku bertugas sebagai staf kecamatan Pulopanjang, Kecamatan Puloampel.

“Saya bertugas jadi tim monitoring sebagai operator dana desa di kecamatan. Dalam surat tugas saya, saya diminta bantuan oleh desa untuk membuat surat pernyataan sesuai dengan surat tugas yang ada. Apa yang ada di surat tugas saya lakukan,” kata DS singkat. []

0Shares