BPTD VIII Banten Lambat dalam Perbaikan Lampu Merah Rusak di Cilegon

CILEGON, BCO – Fungsi lampu merah menjadi perhatian khusus untuk mengatur lancarnya lalu lintas di daerah perkotaan. Tak terkecuali di Kota Cilegon, baru-baru ini dua lampu lintas yang berada di jalur strategis Perempatan ADB dan Perempatan Damkar bermasalah karena perangkatnya rusak dan sistemnya beberapa kali error. Kondisi ini membuat pengguna jalan kebingungan saat akan melintasi perempan itu.

Baik yang di Perempatan Damkar maupun yang di perempatan ADB Kota Cilegon rusak akibat tertabrak kendaraan. Di Perempatan ADB sudah sangat lama, sejak tahun 2019 dan hingga kini untuk yang dari arah Merak belok ke Alun Alun Cilegon, tinggal tersisa tiangnya saja. Kemudian yg sebelah kiri tiangnya bengkok.

Perbaikan, kedua lampu merah tersebut menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan RI yang ditugaskan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten

Ketika dikonfirmasi terkait lambannya proses perbaikan kedua lampu merah tersebut, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten Tofan Muis mengatakan, dua minggu lalu traffic light di Perempatan Damkar tertabrak kendaraan. Namun ia mengaku, hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan kementerian dan vendor angkutan perusahaan yang menabrak tiang tersebut.

Ia berjanji mengupayakan perbaikan pada pekan ini. “Sudah dikoordinasikan dengan pihak kementerian untuk perbaikan bersama vendor dan perusahaan yang menabrak. Diupayakan minggu ini segera dikerjakan,” ujar Topan saat dikonfirmasi BCO pada Selasa 18 Februari 2020.

Sementara disinggung perihal lampu merah di Perempatan ADB yang tiangnya hilang dan sering error sehingga membingungkan pengendara, Tofan mengatakan sudah memperbaiki kondisi error tersebut.

Namun meski demikian saat ditanya keterlambatan perbaikan dan kurangnya upaya kontrol dari instansi tersebut. Ia mengaku hal itu tidak mempengaruhi penumpukan kendaraan pada jam-jam sibuk dengan cara menambah siklus hijau pada traffic light itu.

“Tiang yang rusak hanya tiang sekunder tidak menggangu fungsi traffic light keseluruhan. Di samping itu kami juga sudah menambah panjang siklus hijau agar dari merak saat sore hari tidak numpuk,” tandasnya. []

0Shares