Warga Minta DPRD Cilegon Buat Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon saat memberikan pernytaannya usai melakukan rapat bersama sejumlah masyarakat/Foto: Adji (www.bco.co.id)

CILEGON, BCO – Puluhan warga dan elemen masyarakat Kota Cilegon bersama Komisi II DPRD Kota Cilegon, Disnaker Kota Cilegon, serta pelaku industri di Kota Cilegon melakukan rapat dengar pendapat (hearing) lintas sektoral, yang dilaksanakan di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Senin, 09 Desember 2019.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon, dan dihadiri oleh sejumlah organisasi masyarakat ini. Presiden Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC) Moelyadi Sanusi, atau yang biasa disapa Cak Mul mengatakan, masyarakat di Kota Cilegon menginginkan adanya ketetapan hukum mengenai perlindungan terhadap para pekerja lokal. Hal itu dilakukan agar para pelaku industri yang tidak bisa mengakomodir tenaga kerja lokal bisa dikenakan sanksi ataupun pencabutan izin operasionalnya sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda). “Kawan-kawan menginginkan ketetapan hukum berbicara tentang masalah perlindungan tenaga kerja lokal. Kita juga mendesak kepada legislatif dan eksekutif bagaimana caranya agar dibuat perda untuk mereka pekerja lokal,” paparnya.

Presiden PPMC, Cak Mul usai mengikuti rapat dengar pendapat (hearing)/Foto: Adji(www.bco.co.id)

Cak Mul juga meminta pihak terkait untuk mencontoh daerah lain. Seperti, Kabupaten Berau, dan Kutai Barat. Yang telah merealisasikan Perda perlindungan terhadap tenaga kerja lokal. “Coba dicontoh semua itu, agar perlindungan tenaga kerja lokal bisa terealisasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturohmi mengatakan akan terus melakukan pengawasan terhadap persoalan yang terjadi. Kendati demikian, ia juga meminta Disnaker untuk melakukan pengawalan terhadap industri yang ada di Kota Cilegon. “Kita tekankan ke disnaker untuk mengawal persoalan ini, terus berkomunikasi intensif dengan kiec khususnya. Nah kami, tugasnya akan melakukan pengawasan,” tandasnya. []

0Shares