Tolak PHK Sepihak, PT Selago Didemo Ratusan Buruh

CILEGON, BCO – Ratusan buruh terdiri dari organisasi serikat pekerja dan karyawan kembali menggelar unjuk rasa di depan pabrik PT Selago Makmur Plantation, di wilayah Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis 18 Juni 2020.

Aksi unjuk rasa yang dikawal aparat kepolisian itu merupakan lanjutan perihal pemecatan kepada 63 buruh perusahaan tersebut.

“Tuntutannya seperti kemarin itu. Pertama, kita tetap menuntut untuk dicabut surat PHKnya dan dipekerjakan lagi oleh perusahaan,” ujar Ketua Umum FSKEP Cilegon, Rudi Sahrudin kepada wartawan.

Dikatakan Rudi, pemecatan terhadap 61 buruh itu tidak sesuai dengan Undang Undang No 13 Tahun 2003 yang mana sebelumnya tidak ada musyawarah dari manajemen perusahaan maupun pihak karyawan.

“Surat PHK itu diberikan pada malam takbiran dan pada saat itukan libur lebaran dengan alasan keuangan,” ujarnya.

Masih kata Rudi, pemecatan 61 buruh juga dinilai ekstrim lantaran memecat pengurus serikat buruh. Oleh karena itu, ia menduga adanya indikasi union busting dan telah melaporkan perusahaan ke pengawas untuk segera ditindaklanjuti.

“Yang lebih ekstremnya lagi, mereka ini melakukan PHK kepada pengurus dari ketua sampai pengurus. Makanya itu yang 61 orang Itu termasuk ketua, pengurus, dan anggotanya. Makanya kenapa kita larikan juga pengaduan itu, ada indikasi tindak pidana kejahatan tentang pemberangusan serikat pekerja (union busting). Ini sudah kita laporkan juga ke pengawas untuk ditindaklanjuti,” bebernya.

Sebelumnya pihak buruh dan manajemen perusahaan telah melakukan mediasi di Dinas Ketenagakerjaan Kota Cilegon namun tidak mendapatkan hasil, sehingga mereka melanjutkan aksi tersebut.

Selain itu, massa juga mengancam akan melakukan aksi serupa apabila tidak menemukan solusi untuk permasalahan itu. Hingga berita ini ditulis, perwakilan buruh masih melakukan mediasi. Pihak perusahaan juga belum memberikan keterangannya perihal masalah tersebut. []

0Shares