Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kabupaten Serang Gandeng Mahasiswa

SERANG, BCO – Dalam rangka gelaran Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada September 2020 mendatang, penyelenggara pemilu semakin gencar melakukan sosialisasi kepemiluan di sejumlah daerah di Banten.

Tak terkecuali KPUD Kabupaten Serang yang menggandeng mahasiswa dari organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Serang. Hal ini dilakukan KPUD Kabupaten Serang lantaran mahasiswa memiliki andil dan jaringan yang kuat, sehingga diharapkan mampu membawa dampak positif untuk pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Kita memiliki pandangan mahasiswa ini memiliki jaringan dan binaan yang kuat, sehungga kita bangun kerjasama ini agar teman-teman mahasiswa mampu bersosialisasi hingga ke akar rumputnya,” ujar Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan pada KPU Daerah Kabupaten Serang Zaenal Mutaqien usai mengisi acara sosialisasi di Kafe D’goda Koffee Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Sabtu 15 Februari 2020.

Dijelaskan Zainal, pentingnya sosialisasi kepemiluan dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam menentukan pemimpin sehingga demokrasi yang berkualitas bisa dicapai dengan baik. KPU Kabupaten Serang juga menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Serang hingga 75 persen. “Kalau partisipasi yang ingin kita capai itu 75 persen mudah-mudahan bisa tercapai. Kalau yang (Pilkada) 2015 itu hanya 50,6 persen. Tapi alhamdulillah kemarin (2019) ketika pemilu partisipasi kita ada di angka 80,9 persen,” jelasnya.

Sementara itu, masih kata Zainal, KPUD Kabupaten Serang sendiri mengaku waspada terhadap penyebaran isu hoax dan kampanye hitam ataupun praktik money politic. Menurutnya hal-hal tersebut dapat merusak demokrasi yang telah lama dibangun. “Kita patut waspada yah, baik itu kampanye hitam, hoax, ataupun politik uang itu perlu kita hindari. Itu dua hal yang paling bahaya karena itu akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Serang Arman Maulana Rahman mangajak semua lapisan elemen masyarakat untuk mensukseskan penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Serang. Dalam sosialisasi ini Arman mengatakan, setiap elemen masyarakat harus bisa menangkis isu-isu hoax seputar Pilkada.

“Kita tidak mau walaupun kemarin dibeberapa narasi berita bahwa Kabupaten Serang adalah serangan sara dan hoax terbesar di Provinsi Banten. Ini memang harus kita tanggulangi bersama dalam pikada jangan sampai ada poin-poin perpecahan penyelenggaraan pilkada ataupun setelahnya,” katanya.

Arman juga mengingatkan kepada kader-kader mahasiswa untuk bisa menjadi jembatan dalam memberikan pemahaman kepemiluan di masyarakat luas, hal tersebut supaya penyelenggaraan pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik tanpa adanya isu-isu yang memecah belah.

Untuk diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Serang sendiri pada Pemilu tahun 2019 lalu mencapai angka 1.180.789 orang. Meski demikian, KPU Kabupaten Serang sendiri akan melakukan pendataan kembali untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini. []

0Shares