Tak Bisa Lolos, Empat Mobil Pickup Ketahuan Petugas Bawa Pemudik

CILEGON, BCO – Empat kendaraan bak terbuka (Pick Up) terpaksa diberhentikan petugas kepolisian yang berjaga di area Checkpoint Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Jumat dinihari, 01 Mei 2020.

Kendaraan roda empat ini diberhentikan polisi lantaran kedapatan memuat orang yang terindikasi akan mudik. Bahkan, di bagian bak tersebut tampak beberapa unit kendaraan roda dua dinaikan dan diikat tali agar kondisinya stabil. Selain itu, sejumlah koper juga disimpan di bagian belakang mobil dengan ditutup rapat terpal.

“Untuk malam ini di pos Gerem kita menemukan modus – modus baru dimana para pengendara pick up menuju Pelabuhan Merak akan menyebrang ke Pelabuhan Bakauheni, mereka mengambil penumpang dijalan sehingga menurut informasi awal mereka naik dari Kota Serang yang dimana mereka mempunyai niat dan tujuan untuk menyebrang ke Bakauheni,” ujar Kompol Andra Wardhana, Wakapolres Cilegon.

Lebih lanjut dikatakan Wakapolres, calon pemudik itu memberikan imbalan kepada para sopir pick up agar bisa membawanya menyebrang ke Pulau Sumatera dengan sejumlah uang tunai yang berkisar Rp. 450 – 900 ribu.

“Akan tetapi mereka belum dapat menyeberang karena kami melakukan checkpoint yang dimana kita menyimpulkan bahwasanya mereka memberikan suatu imbalan agar mereka bisa ikut ke Lampung. Relatif ada yang 450 ribu ada yang 900 ribu, berbeda-beda,” jelasnya.

Sementara ini polisi mendapati 6 orang penumpang perempuan dari empat kendaraan yang melintas di wilayah checkpoint Gerem menuju Pelabuhan Merak.

Selain itu, kepolisian juga akan menelusuri kendaraan sepeda motor yang diangkut dengan mobil pick up ini. Mobil bak terbuka tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Pulomerak, polisi juga berjanji akan memulangkan kembali para pemudik itu sebagai langkah dari pelaksanaan larangan mudik ditengah pandemi Covid-19. []

0Shares