Setahun Pimpin Cilegon, Mahasiswa Sebut Edi Ariadi Tak Mampu

CILEGON, BCO – Mahasiswa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan se-Kota Cilegon menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Walikota Cilegon, Kamis 20 Februari 2020.

Aksi tersebut dilakukan mahasiswa sebagai refleksi satu tahun Edi Ariadi memimpin Kota Cilegon yang dinilai tidak becus mengurus segala persoalan di Kota Cilegon.

Koordinator Lapangan Sabawi mengungkapkan, setahun kepemimpinan Edi Ariadi sebagai Walikota Cilegon belum memiliki perubahan yang signifikan terhadap Kota Industri ini. Ia juga menyinggung soal masalah banjir di Kecamatan Ciwandan beberapa waktu lalu. Selain itu, persoalan pengangguran juga tak kalah penting jadi sorotan mahasiswa.

“Karena beliau memimpin Kota Cilegon selama setahun ini belum ada perubahan. Khususnya, banjir di daerah Ciwandan belum ada solusi yang konkrit untuk mengatasi banjir di Ciwandan yang sering setiap tahun terkena banjir,” katanya.

“Selama pak Edi memimpin Cilegon, pengangguran ini bukannya turun malah naik. Menurut data BPS, pengangguran di Kota Cilegon menjadi 9,68 persen,” tambahnya.

Aksi demo yang tadinya berjalan damai ini  berakhir ricuh lantaran Walikota Cilegon Edi Ariadi tidak menemui mereka. Mahasiswa yang kesal, melanjutkan aksinya dengan membakar ban bekas. Kericuhan terjadi setelah polisi berusaha memadamkan api dan dihalangi mahasiswa ini. []

0Shares