Sepekan di Cilegon, Mahasiswa Korea Renovasi Lima Sekolah

CILEGON, BCO – Sebanyak 120 relawan mahasiswa dari negara Korea Selatan dan Indonesia yang berkunjung ke Cilegon dalam program Beyond Korea, berhasil melakukan renovasi infrastuktur di lima sekolah yang ada di Kota Cilegon.

Pogram ini digagas oleh Posco Korea dan bergabung dengan CSR PT Krakatau Posco.

Selain fokus di dunia pendidikan, Beyond Korea juga berencana membangun kawasan Steel Village (Desa Baja) yang membangun rumah penduduk beserta fasilitas umum untuk masyarakat sekitar.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Vice President For CSR Department Posco Korea Bang Mi Joung usai mengikuti acara Pertukaran Budaya indonesia dan Korea di salah satu hotel di Kota Cilegon, Sabtu 18 Januari 2020.

Bang Mi Joung mengungkapkan, program tersebut akan terus berkesinambungan hingga tahun depan. Ia juga mengatakan telah memilih 10 sekolah dan 6 di antaranya berada di Cilegon untuk menerapkan program Out Of School Children (OOSC) yang bekerjasama dengan UNESCO untuk mengembalikan anak-anak yang putus sekolah yang akan dimulai tahun 2020.

“Kita dari Posco memilih 10 sekolah 6 dari Cilegon, untuk bisa menarik kembali anak-anak yang mungkin berhenti sekolah ditengah jalan karena kondisi ekonomi dan sebagainya. Kita baru mulai tahun ini bekerjasama dengan unesco,” kata Bang Mi Joung.

Sementara Direktur Human Resource General Affair PT Krakatau Posco Cahyo Antarikso mengatakan, program Beyond Korea merupakan iuran dari gaji karyawan Posco Korea yang dikembalikan ke masyarakat dan baru 3 tahun masuk ke Indonesia.

Selain itu, kayawan PT Krakatau Posco juga memiliki program Ayo Semangat yang mana hampir sama peruntukannya dengan program Beyond Korea. “Mereka itu punya program, 1 persen gaji karyawan dikupulkan dan dikembalikan ke masyarakat. Sebelumnya di Vietnam banyak dilakukan dan baru 3 tahun ini masuk ke Indonesia. Jadi beyond ini akan rutin di Indonesia,” katanya.

Dijelaskan Cahyo, program tersebut nantinya akan merata di seluruh wilayah Kota Cilegon. Meskipun saat ini hanya ada dua kecamatan yang baru merasakan program tersebut, yaitu Kecamatan Ciwandan dan Citangkil.

“Diskusinya dengan PT Krakatau Posco dan pemda tentunya, mana saja yang harus menjadi prioriotas yang harus diberikan. Awalnya Ciwandan, Citangkil juga sudah mulai. Nanti ke merambah kebeberapa tempat juga,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang dihadiri oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi, Manajemen PT Krakatau Posco, dan Manajemen Posco Korea. Sebanyak 100 orang mahasiswa asal Korea Selatan yang berada di bawah naungan organisasi relawan muda global Posco Beyond, memperkenalkan 10 pertunjukan budaya tradisional dan kontemporer Korea Selatan kepada masyarakat Kota Cilegon.

Pertunjukan pun semakin meriah dengan hadirnya penampilan seni dan tari-tarian khas Indonesia seperti seni Tari Selamat Datang, Tari Jaipong, dan tari kontemporer yang disajikan indah oleh pelaku seni budaya Kota Cilegon oleh Sanggar Duta Seni KS.

Kegiatan Gelar Pertukaran Budaya Indonesia dan Korea ini merupakan bagian dari agenda utama kunjungan delegasi relawan muda global Posco Beyond dalam lawatan ke Indonesia yang berlangsung selama sepekan. Selain kegiatan budaya, relawan yang merupakan mahasiswa binaan Posco Korea ini juga terjun dalam program CSR pembangunan hunian bagi masyarakat Cilegon di bawah Program Pembangunan Masyarakat Holistik. []

0Shares