Seorang Sopir Bus di Terminal Terpadu Merak Positif Gunakan Sabu

CILEGON, BCO – Petugas gabungan dari Satres Narkoba, BNN Kota Cilegon, dan unsur Forkopimda Kota Cilegon melakukan peninjauan dan tes urine terhadap puluhan pengemudi dan kernet bus yang berada di Terminal Terpadu Merak (TTM), Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Senin 23 Desember 2019.

Dari 25 sopir dan kernet yang diperiksa urine-nya, petugas mendapati seorang pengemudi bus yang positif terindikasi mengkonsumsi metamfetamina atau zat narkotika jenis sabu. Atas temuan ini, petugas langsung melarang sopir tersebut membawa kendaraan. Petugas juga akan melakukan pendalaman terhadap penemuan ini.

“Sampai sekarang alhamduillah baru satu yang terindikasi. Sementara ini masih kami dalami,” ujar AKP Panji Firmansyah, Kasat Narkoba Polres Cilegon.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Cilegon AKBP Asep Mukhsin Jaelani mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik angkutan natal dan tahun baru. Ia juga mengatakan akan terus melakukan kegiatan ini sampai dengan menjelang hari raya natal.

“Kita bekerjasama dengan eksternal dalam rangka memberikan kenyaman kepada pemudik untuk dibawa oleh sopir yang sehat tanpa narkoba sehingga selamat sampai tujuan,” paparnya.

Dalam kegiatan ini juga, unsur Forkompimda yang terdiri dari Kodim 0623, Walikota Cilegon, Kapolres Cilegon, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, dan Dinas Perhubungan Kota Cilegon meninjau serta melakukan uji petik terhadap puluhan bus yang ada di Area Pelabuhan Merak.

Berdasarkan hasil tersebut, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, puluhan bus tersebut siap dioperasikan namun masih menemukan satu unit bus dari P.O Prima Jasa, yang kurang memperhatikan faktor keselamatan. “Ketika kita sample, mobil yang akan berangkat tadi ada satu rem-nya enggak ada, tapi saya minta di catat dan dikasih tau ke pengurusnya,” kata Edi. []

0Shares