RSUD Tergenang Banjir Hingga Malam, Pelayanan Sempat Terhambat

CILEGON, BCO – Banjir di Kota Cilegon yang terjadi Senin siang tadi merendam beberapa wilayah di Kota Cilegon. Tidak hanya fasilitas jalan raya dan pemukiman terendam air, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang juga terendam banjir hampir setinggi lutut orang dewasa hingga malam baru surut dan sempat mengganggu sejumlah pelayanan karena listrik dipadamkan.

Terendamnya hampir seluruh ruangan dan gedung RSUD tersebut dikarenakan jebolnya tembok pagar setinggi 2 meter dengan panjang hampir 7 meter yang berada disebelah barat gedung atau persis disamping Sungai Kedung Ingas, sehingga mengakibatkan aliran air sungai masuk.

Kepala Bagian (Kabag) Umum RSUD Kota Cilegon, Faruk Oktavian mengatakan, pihaknya sengaja memadamkan aliran listrik, itu karena ketinggian air yang sudah mencapai setinggi lutut orang dewasa.

“Itu kami matikan satu jam lalu (pukul 16.00), soalnya ruang panel listrik sudah tergenang air dan gardu panel hampir terendam,” katanya kepada wartawan, Senin malam 04 Mei 2020.

Dijelaskan Faruk, akibat banjir tersebut belasan ruangan sempat terendam dan mengganggu aktivitas pelayanan dan perawatan di rumah sakit plat merah ini. “Semuanya hampir terendam, paling rendah itu se-mata kaki dan paling tinggi itu se-lutut orang dewasa,” imbuhnya.

“Yang sekarang ada 12 ruangan sedang dilakukan pembersihan, udah lumayan surut,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan BCO di RSUD sampai pukul 20.45 WIB senin malam, air yang berasal dari luapan sungai di belakang rumah sakit itu mulai surut. Petugas juga langsung sigap membersihkan area yang sempat terendam air tersebut. []

0Shares