Relawan Ati-Sokhidin Terus Bermunculan, Petinggi PAN Banten Membelot

CILEGON, BCO – Dukungan untuk pasangan calon Ratu Ati Marliati dan Sokhidin yang diusung Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, dan PKB, terus mengalir menjelang pendaftaran ke KPU Kota Cilegon. Ati-Sokhidin dijadwalkan mendaftarkan diri hari Jumat besok, 04 September 2020.

Kali ini, pasangan calon yang identik dengan kata PAS (Pasangan Ati Sokhidin) itu mendapat dukungan dari lima elemen masyarakat yang menamakan dirinya sebagai, Barisan Sofwan Mardzuki (BSM), Satuan Kerja Pasangan Ati Sokhidin (Satker PAS), Barisan Ingat Ati Menang (BIANG), Komunitas Aje Lemot, dan Mantan Anggota DPRD Kota Cilegon Periode 2009 – 2014.

Namun, ada yang menarik dalam deklarasi kelima elemen masyarakat yang mendukung Pasangan Ati Sokhidin ini. Sofwan Mardzuki yang menduduki jabatan Wakil Sekertaris DPW PAN Banten beralih mendukung pasangan tersebut. Padahal, diketahui bahwa PAN sendiri mendukung pasangan calon Iye Iman Rohiman dan Awab di Pilkada Cilegon 2020.

“Saya ini melakukan ijtihad politik. Setelah melalui perenungan kemudian juga saya betul-betul dihargai oleh kalangan Golkar dalam hal ini Ibu Ati dan kawan-kawan, ya bismillah aja. Alhamdulillah keluarga dan seluruh loyalis saya siap untuk mendukung Bu Ati dan Pak Sokhidin,” kata Sofwan Mardzuki kepada wartawan di salah satu hotel di Cilegon, Kamis, 03 September 2020.

Disinggung soal risiko yang akan diterimanya dari Partai Amanat Nasional, Sofwan menyatakan kesiapan untuk menerima apapun sanksi dari PAN karena keputusannya mendukung Ati Sokhidin.

“Secara etika saya sudah menyampaikan niat saya ini ke Ketua DPW PAN Banten. Jelas Pak Masrori (Ketua DPW PAN Banten) keberatan dengan sikap politik saya. Hak saya untuk menentukan pilihan. Ketika ada sanksi dari partai, tentu saya harus berlapang dada menerima apa adanya. Insya Allah siap menanggung risiko apapun,” tegasnya.

Di tempat sama, Bakal Calon Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati mengaku bersyukur dengan kehadiran relawan yang terus mengalir mendukung niatnya melanjutkan membangun Kota Cilegon ini. Oleh sebab itu, Ratu Ati juga mengajak masyarakat untuk menciptakan pendidik politik yang santun tanpa iri dengki ataupun perbuatan tercela lainnya.

“Kita ingin membangun Kota Cilegon dengan bersama tanpa hati yang marah, tanpa hati yang bengis, tapi kita ingin membangun Kota Cilegon menjadi lebih sempurna lagi dengan segala potensi yang ada,” kata Ati Marliati.

Ratu Ati sendiri akan melakukan ziarah terlebih dahulu ke makam orangtuanya sebelum pergi mendaftarkan diri ke KPU Kota Cilegon. []

0Shares