PSBB Banten Diperpanjang, Walikota Cilegon: Saya Harus Pikir-Pikir Dulu

CILEGON, BCO – Walikota Cilegon Edi Ariadi mengungkapkan akan berpikir terlebih dahulu untuk mengikuti intruksi Gubernur Banten, Wahidin Halim yang kembali menerbitkan aturan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Dalam Surat Keputusan Gubernur Banten nomor 443/Kep.214-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanaganan corona virus disease 2019 memutuskan kembali memperpanjang PSBB yang sebelumnya berakhir pada 21 September 2020 diperpanjang satu bulan kedepan menjadi 20 Oktober 2020 mendatang.

“Nanti saya mau lihat dulu jumlah pasien corona di Cilegon apa ada kenaikan apa penurunan dulu. Harus saya pikir-pikir dulu. Kalau masih stabil dan gak ada penambahan kita gak terapkan perpanjangan PSBB. Tapi kalau sebaliknya jumlah pasien meningkat terus, terpaksa ikuti arahan Pak Gubernur,” kata Edi Ariadi kepada wartawan diruangannya, Senin, 21 September 2020.

Lebih lanjut dikatakan Edi, Kota Cilegon telah siap untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak Covid-19 tersebut.

“Anggaran siap. BTT (Batuan Tak Terduga) masih ada, tenang aja. Rencana akan kami salurkan. Udah saya ACC kok kapan penyalurannya. Pokoknya anggaran kita masih 50 persen. Jadi tenang aja enggak usah takut,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Ahmad Jubaedi mengaku sejauh ini anggaran Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk warga terdampak Covid-19 masih dalam kondisi aman. Rencananya, Pemkot Cilegon akan menyalurkan JPS tersebut pada Sabtu 3 Oktober 2020 dan Minggu 4 Oktober 2020 mendatang dengan total penerima 1700 JPS reguler dan yang berasal dari BTT sebanyak 2142 orang di Kota Cilegon.

“Rencanaya minggu depan semua bantuan akan kami berikan. Apabila PSBB kembali dilanjutkan, maka kita siap distribusikan bantuan tersebut. Sistemnya sendiri, pada Sabtu depan ada 4 kecamatan dan Minggu ada 4 kecamatan,” kata Jubaedi singkat. []

0Shares