Polisi Sergap Truk yang Mengangkut Pemudik dan Motor di Merak

CILEGON, BCO – Sebuah truk barang yang mengangkut penumpang dan hendak melakukan perjalanan ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, diberhentikan petugas gabungan di area Pelabuhan Merak karena dicurigai mengangkut pemudik. Jumat dinihari, 22 Mei 2020.

Alhasil, dari penggeledahan itu petugas mendapati belasan pemudik dan tiga unit sepeda motor di dalam truk yang ditutupi plastik terpal.

Salah seorang penumpang truk bernama Rudi yang akan mudik ke Lampung mengatakan, mereka sebelumnya ditawari menumpangi truk oleh sopir travel dan diarahkan ke calo dengan syarat membayarkan sejumlah uang tunai.

“Awalnya ditawari sopir travel terus sama diarahkan ke calo buat nyebrang, 250 ribu (biayanya). Kalau yang bawa motor lain lagi 500 ribu,” katanya kepada BCO saat ditemui di area Pelabuhan Merak.

Namun sayang, alih-alih bisa lolos hingga ke tempat tujuan. Truk yang mengangkut 18 orang penumpang dan akan melakukan perjalanan ke Pelabuhan Bakauheni Lampung itu diberhentikan polisi saat tiba di Pos Checkpoint Pelabuhan.

“Tadi di pos ketahuannya,” akunya singkat.

Sementara itu, Kapolsek KSKP Merak AKP Evisman membenarkan kejadian penyergapan itu. Truk yang berasal dari daerah Cileungsi ini kedapatan membawa pemudik di dalam baknya.

“Betul pak, ini ada satu unit truk yang seharusnya membawa barang namun membawa 18 orang penumpang dan 3 unit sepeda motor,” ujar AKP. Evisman Kapolsek KSKP Merak.

Lantaran sudah melanggar aturan larangan mudik karena membawa penumpang, petugas saat ini telah mengamankan sopir truk itu untuk dimintai keterangan guna mendalami motifnya.

“Ini masih kami selidiki, masih kami dalami. Informasinya memang ada pungutan dari sopir katanya. Nanti kita cek lagi,” jelasnya.

Selanjutnya, kendaraan truk tersebut dibawa ke bagian lalu lintas Polres Cilegon untuk ditindak lanjuti. Sementara, belasan penumpang truk tersebut tampak kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh. []

0Shares