PMI Cilegon Bikin Desinfektan, Ini Bahan-Bahannya

CILEGON, BCO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon membuat desinfektan dari bahan-bahan sederhana yang sering digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga saat mencuci pakaian.

Desinfektan ini dibuat menggunakan air dan campuran Natrium Hipoklorit (NaClO) yang terkandung pada bahan pemutih pakaian dengan ukuran atau perbandingan yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Saat pembuatan desinfektan ini, hadir pihak instansi Dinas Kesehatan Kota Cilegon untuk mengarahkan atau pihak PMI agar sesuai ketentuan kesehatan.

Setelah berhasil dibuat, petugas PMI Kota Cilegon langsung menggunakan desinfektan ini untuk mensterilkan kantor PMI. Penyemprotan ini dilakukan di beberapa tempat yang berpotensi penyebaran virus pembawa penyakit.

Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Cilegon dokter Yolanda Panggabean mengungkapkan, bahan-bahan ini bisa dengan mudah didapatkan dan tersedia di warung-warung tradisional maupun minimarket. Desinfektan ini bisa dibuat dengan mencampurkan Natrium Hipoklorit dengan ukuran 3 mililiter Natrium Hipoklorit (NaClO)dengan 100 mililiter air bersih. Diharapkan dengan adanya sistem seperti ini, masyarakat dapat dengan mudah memutus rantai virus penyebab penyakit termasuk virus Covid-19 yang saat ini sedang menjadi perhatian di seluruh negara di dunia.

“Seperti Natrium Hipoklorit (NaClO) atau pemutih pakaian kan banyak tuh di supermarket-supermarket maupun toko ritel yang kecil-kecil itu, kita bisa buat sendiri enggak harus bergantung pada orang lain, dinas kesehatan, PMI. Kita bisa buat sendiri kadarnya cuma 3 persen kok, jadi bisa saya gambarkan 3 persen itu 3 mili Bayclin (produk pemutih pakaian – red) dicampur di dalam 100 ml aqua desk (air) seperti itu,” kata dokter Yolanda kepada wartawan di Kantor PMI Kota Cilegon, Rabu 18 Maret 2020.

Masih kata dokter Yolanda, selain desinfektan yang bisa bikin sendiri di rumah, masyarakat juga bisa membuat pembersih tangan (hand sanitizer-red) dengan bahan yang mudah ditemukan. Bahan-bahan tersebut adalah Alkohol 70 persen, Glycerol (C3H8O3), Air, Aloe Vera (bahan untuk membuat lembab kulit), dan pewangi (bisa ditambahkan sesuai selera).

“Aloe Vera-nya itu untuk pelembabnya. Soalnya alkohol 70 persen itu kalau kena kulit terus menerus buat kulit kita kering, itu buat pelembabnya,” jelasnya.

Sementara di tempat yang sama, Ketua PMI Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis mengatakan, PMI Kota Cilegon membuat desinfektan dengan skala besar 6000 liter untuk nantinya diserahkan kepada Pemda Cilegon yang rencananya akan dibagikan. Hal ini dilakukan untuk stimulan bagi masyarakat agar bisa dicontoh di rumah masing-masing. Disinggung soal rencana pembuatan desinfektan lagi, Abdul Hakim Lubis mengungkapkan menunggu arahan Walikota Cilegon.

Selain itu, PMI Kota Cilegon juga telah menyediakan alat semprot 100 unit dengan kapasitas 5 liter untuk digunakan sebagai sarana penyemprotan.

“Nanti kita bisa bagikan ke kantor – kantor yang sifatnya pelayanan seperti kelurahan dan kecamatan yang ada di Cilegon. Untuk lebih jelasnya nanti di hari Jumat,” katanya. []

0Shares