Periksa KMP Portlink dan KMP Mabuhay, KSOP Temukan Peralatan Tak Terawat

PELABUHAN MERAK, BCO – Menjelang angkutan natal dan tahun baru yang sebentar lagi dilaksanakan, petugas KSOP Banten melakukan uji petik terhadap dua kapal yang tengah bersandar di Dermaga Satu dan Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis 19 Desember 2019.

Pemeriksaan yang dilakukan pada KMP. Mabuhay Nusantara dan Portlink Jakarta tersebut meliputi alat keselamatan, ruang kontrol, ruang mesin, dan alat penunjang lain yang berada di dalam dua kapal ini.

Berdasarkan pengecekan yang dilakukan petugas, dari dua kapal yang ada, petugas menemukan beberapa peralatan di dalam kapal tersebut kondisinya rusak atau kurang perawatan.

“Ada beberapa temuan kecil saja yang harus dilakukan perawatan dan familisasi. Salah satunya tadi fire house box, emergency fire pump kurang berjalan dengan maksimal,” ujar Ari Wibowi, Kasie Keselamatan Kapal Penumpang dan Penangkap Ikan pada Direktorat Perkapalan dan Kepalabuhan pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Dikatakan Ari, penunjang alat keselamatan seperti life boat (perahu keselamatan/sekoci) maupun yang lainnya masih terbilang bagus dan siap digunakan. Meski demikian, ia sendiri menjelaskan, setiap tahun kapal-kapal penumpang harus melakukan perawatan.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, hingga saat ini sudah ada 900 kapal dari 1200 kapal yang ada di Indonesia dilakukan uji petik untuk menghadapi angkutan natal dan tahun baru. “Ada 900 kapal yang sudah di cek, dan ini berjalan terus sampai tanggal 23 Desember. Rata-rata minor dalam kondisi perbaikan dan perawatan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Seksi Sertifikasi KSOP Banten I Made berpesan, untuk segera melakukan pelatihan terhadap kru kapal yang dinilai belum siap melaksanakan tugasnya. “Terutama kru-nya ketika menghadapi keadaan darurat, jadi kesiapan kru-nya itu agar dilatih kembali,” jelasnya.

Meskipun demikian, berdasarkan hasil temuan ini, pihaknya masih memakluminya. Lantaran hal tersebut masih bisa diperbaiki didalam kapal sembari beroperasi.”Sementara temuan-temuan itu masih bisa diselesaikan di atas kapal,” pungkasnya. []

0Shares