Pemkot Revisi RTRW: Area Pertanian Berkurang, Kawasan Industri Diperluas

CILEGON, BCO – Pemkot Cilegon mengusulkan perubahan rencana tata ruang wilayah kepada DPRD Kota Cilegon. Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, akan memprioritaskan dua dari delapan kecamatan yakni Pulomerak dan Ciwandan dalam perubahan peruntukan wilayah yang nantinya tertuang pada revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) baru.

“Karena kan adanya PSN (Proyek Strategis Nasional) seperti pembangkit listrik karena perluasannya sampai 115 hektare, plus ada tanah-tanah yang tidak sesuai ruang, tapi dieksploitasi. Ya kita sesuaikanlah,” ujar Edi, usai Rapat Paripurna Penyampaian Raperda atas Revisi Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang RTRW Kota Cilegon di DPRD Kota Cilegon, Senin 03 Februari 2020.

Sementara untuk Ciwandan, lanjut Edi, terdapat pekerjaan PT Asahimas dan PT Pancapuri. Oleh karena itu, ia berharap adanya persetujuan revisi RTRW untuk masa 2020-2040.

“Jadi akan ada penambahan (wilayah untuk) industri, termasuk di JLS (Jalan Lingkar Selatan) juga ada. Jadi ada daerah-daerah yang kaitannya dengan pertanian yang berkurang, tapi agak kecil kok,” ujarnya

Ditambahkan Edi, pihaknya tidak mempersoalkan adanya aktivitas di wilayah sasaran. Kendati RTRW Cilegon masih dalam tahap pengajuan revisi. “Ngga apa-apa, karena BPN (Badan Pertanahan Nasional) sudah memberikan rekomendasi kok, nggak masalah. Kan saya juga yang langsung rapat di sana,” Edi menandaskan. []

0Shares