Patroli Jelang Pilkada, Polsek Cilegon Dapati Warga Mesum Hingga Pesta Miras

CILEGON, BCO – Untuk menciptakan keamanan dan ketertiban pada masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif menjelang pemilihan kepala daerah tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19, jajaran Polsek Cilegon secara rutin melakukan Patroli Cipta Kondisi di wilayahnya.

Patroli yang dilakukan saat malam hingga menjelang subuh itu, menyasar ke beberapa tempat yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Seperti wilayah rumah kost, area terbuka, dan juga ke tempat – tempat usaha yang menyediakan fasilitas hiburan atau warnet dan rental PS.

Alhasil dari kegiatan itu, petugas mendapati sejumlah anak – anak remaja tengah berkumpul dan melakukan pesta minuman keras, selain itu polisi juga mendapati pasangan yang bukan suami istri tengah melakukan perbuatan mesum di sebuah kontrakan di daerah Temu Putih, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Senin dinihari, 14 September 2020.

“Selain kita melaksanakan operasi miras, juga ditemukan ada beberapa pasangan yang sedang mesum, juga masih ada masyarakat yang tidak patuh terhadap pentingnya menerapkan protokol kesehatan seperti berkumpul dan berkelompok di pinggir-pinggir jalan sehingga kita berikan teguran kepada mereka,” kata Kompol Jajang Mulyaman, kepada wartawan di Mapolsek Cilegon.

Dikatakan Jajang, di sejumlah tempat yang ia datangi itu petugas mendapati sejumlah remaja yang lupa waktu tengah bermain di warnet tanpa menerapkan sistem jaga jarak ataupun menggunakan masker. Selanjutnya, mereka dikenakan sanksi sosial berupa push up dan bernyanyi lagu wajib nasional.

“Sanksi yang kita berikan ada push up, bernyanyi, dan kita juga kasih pilihan sanksinya. Mau membersihkan fasum atau push up, tapi mereka lebih memilih push up,” ujarnya.

Patroli dengan rute Temu Putih hingga ke wilayah Kelurahan Bendungan itu juga berhasil mendapatkan puluhan botol miras dari sebuah warung jamu. Selanjutnya, polisi melakukan patroli ke area rumah bedeng di Jalan Sadewa, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon dan berhasil mendapati sejumlah pemuda dan wanita yang berada di satu ruangan.

Karena tidak bisa menunjukan dokumen pernikahan, akhirnya polisi membawa mereka ke Mapolsek Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan dan meminta mereka agar tidak mengundang pria ke wilayah tersebut.

Jajang mengingatkan, petugas akan setiap hari melakukan patroli rutin itu dengan sasaran berbeda – beda agar terciptanya keamanan lingkungan dan ketertiban masyarakat.

“Kita setiap hari lakukan patroli, agar apa? Agar masyarakat di wilayah kami tertib dan keamanan lingkungan terjaga,” pungkasnya. []

0Shares