Masuk Pasar dan Mall Tak Pakai Masker, Siap-siap Kena Sanksi

CILEGON, BCO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon mulai menerapkan sanksi sosial bagi pengunjung dan pedagang pasar tradisional yang kedapatan mengabaikan aturan kesehatan dengan tidak menggunakan masker pada saat penerapan normal baru (New Normal).

Pengunjung ataupun pedagang yang tidak menggunakan masker ini akan dikenakan sanksi berjoget ataupun bernyanyi di tengah keramaian agar mereka jera sehingga mau menggunakan kain penutup mulut itu sebagai kewajiban saat beraktivitas di luar rumah.

Sanksi bernyanyi itupun mulai dilaksanakan oleh para petugas pengawas Covid-19 di Pasar Kranggot seperti video yang diposting oleh Sekertaris Disperindag Kota Cilegon Bayu Panatagama di akun Facebook pribadinya.

Kepala Disperindag Kota Cilegon Abadiah mengatakan, sanksi bernyanyi lagu kebangsaan maupun lagu tradisional itupun hanya bersifat humanis tanpa mengedepankan arogansi.

“Supaya mereka jera, tidak ada lagi yang tidak menggunakan masker. Cuma disanksi jangan yang arogan gitu, cuma hiburan nyanyi supaya dia kapok sehingga setiap hari dia akan menggunakan masker setelah nyanyi kan di kasih masker,” ujar Abadiah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 05 Mei 2020.

Selain di pasar rakyat, sanksi ini juga berlaku di tempat keramaian lain. Seperti, mal, toko modern ataupun swalayan.

“Semuanya-lah, dibawah Indag itukan perdagangan ya. Di mall dan pasar rakyat termasuk toko modern,” katanya.

Lebih lanjut Kadisperindag Kota Cilegon mengatakan, saat pelaksanaan fase new normal ini operasional mall maupun toko modern mulai dibuka dari jam 08 pagi sampai jam 10 malam. Ia berharap dengan perubahan tersebut ekonomi masyarakat bisa kembali pulih. Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan agar konsumen tetap terjamin untuk berbelanja.

“Dengan adanya new normal ini bagus menurut saya, artinya bisa beradaptasi dengan menggunakan masker dan sebagainya. Dan mudah – mudahan ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali,” harapnya. []

0Shares