Lurah Purwakarta: Alhamdulillah 4 Rumah Warga Tak Mampu Mulai Direnovasi

CILEGON, BCO – Empat unit rumah atau tempat tinggal warga yang tak mampu di Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, mendapatkan bantuan renovasi dari program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas PERKIM Provinsi.

Keempat rumah dengan kondisi reot itu tersebar di tiga lingkungan, yakni di Cilentrang, Kubang Lele, dan Lingkungan Kali Gandu.

Lurah Purwakarta, Deni Sumantri mengatakan, kondisi rumah warga memprihatinkan sudah setahun lalu diajukan ke Pemprov Banten untuk direnovasi dan baru tahun ini dapat direalisasikan.

“Setahun ini sudah diajukan dan alhamdulillah bisa direhab semuanya. Ada empat rumah yang kondisinya tidak layak-lah. Sekarang sudah masuk tahap pondasi,” kata Deni kepada BCO, Jumat 06 November 2020.

Dikatakan, keempat rumah yang dilakukan renovasi itu milik warga yang tak mampu dengan kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan sehingga harus segera diperbaiki.

“Sudah sangat tidak layak huni memang begitu keadaannya, (mereka) kerjanya serabutan. Dua dari empat rumah itu adalah milik janda yang tak mampu, kerjanya buruh cuci,” jelasnya.

Deni mengaku terus turun ke wilayahnya memantau kondisi tempat tinggal warga lainnya dan segera mengajukan kembali bantuan Peningkatan RTLH dari Pemerintah Provinsi Banten, jika ditemukan lagi rumah tak layak huni.

“Kami tidak memikirkan soal (anggarannya) itu, yang kami perhatikan adalah bagaimana warga kami benar-benar bisa istrahat dengan nyaman tanpa ada rasa gelisah sama sekali,” pungkasnya.

Sementara di tempat sama, Ketua RW 01, Lingkungan Cilentrang, Fathullah mengatakan, rumah yang dibantu Pemprov Banten tersebut merupakan tempat tinggal keluarga dengan latar belakang tuna rungu dan tuna wicara serta berprofesi sebagai buruh pembuat kerupuk sehingga perlu dibantu secara ekonomi maupun kebutuhan papan.

“Di wilayah saya hanya itu aja. Pemiliknya Pasutri Tuna Rungu dan Tuna Wicara, jadi kasianlah. Makanya saya ngomong ke pak lurah biar segera diajukan dan alhamdulillah sekarang sedang dibangun ulang untuk diperbaiki, masih tahap pondasi,” kata Fathullah.

Meskipun demikian, Fathullah sendiri tidak akan menutup diri apabila melihat kondisi serupa di wilayahnya. “Kalau saya lihat kondisi itu mana mungkin kita diam saja, inikan persoalan kemanusiaan,” pungkasnya. []

0Shares