Lindungi Nasabah dan Karyawan, Bank BNI Cilegon Pasang Termometer Infra Red

CILEGON, BCO – Paparan corona virus di Indonesia semakin meningkat drastis, tentunya hal ini membuat setiap tempat pelayanan umum maupun Pemerintah meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi hal ini.

Salah satu tempat pelayanan umum yang mulai menerapkan upaya pencegahan masuknya Corona Virus adalah Kantor Cabang Utama Bank BNI yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon.

Sebelum memasuki kantor bank, nasabah maupun karyawan di bank ini dilakukan pemeriksaan melalui alat pemindai suhu tubuh atau termometer infrared guna mengetahui kondisi suhu tubuh karyawan maupun nasabah yang akan masuk.

Menurut Pemimpin Bidang Pembinaan dan Pelayanan pada Bank BNI KCU Cilegon Indah Angelawaty, pemasangan alat pengukur suhu tubuh ini sudah dilakukan pada Jumat 13 Maret 2020 lalu. Dimana, pihaknya menyediakan dua unit termometer tembak ini disetiap akses pintu masuk. Selain itu, disediakan juga hand sanitizer di meja-meja customer service bagi mereka yang hendak membersihkan tangannya.

“Khusus untuk nasabah-nasabah yang datang didepan itu langsung di tes oleh satpam. Dan kebijakannya, apabila suhu tubuh nasabah diatas 37,2 derajat celcius kita tidak bisa memberikan akses untuk masuk ke ruangan BNI. Mungkin dia harus pulang dulu atau periksa dulu suhunya atau kesehatannya,” katanya.

Untuk melindungi karyawan dari paparan Covid-19, pihak BNI sendiri telah mengambil langkah dengan memberikan masker pada karyawan dan gloves (sarung tangan) bagi para satpam yang bertugas. Sementara, dikatakan Indah, penggunaan termometer tembak juga diaplikasikan di seluruh perkantoran Bank BNI.

Di sisi lain, proses meeting sendiri dilakukan pihak BNI dengan cara jarak jauh atau melalui sambungan video call. Bagi karyawan yang menggunakan angkutan umum, pihak BNI telah menyediakan kendaraan operasional guna menjemput karyawannya.

“Karyawan-karyawan yang khususnya menggunakan akses kendaraan umum. Seperti bus ataupun kereta api itu kami sudah membuat kebijakan untuk dijemput. Jadi di cluster di daerah mana kemudian kita jemput menggunakan kendaraan operasional kantor,” pungkasnya. []

Berikut Videonya:

0Shares