KPU Resmi Launching Pilkada Serentak, Irfan Alfi Ingatkan Bacalon Independen

Ketua KPU Cilegon Irfan Alfi

CILEGON, BCO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara resmi me-launching Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di seluruh Banten di Hotel Royale Krakatau, Kamis 05 Desember 2019. Diketahui pilkada tersebut serentak di seluruh indonesia digelar pada September 2020 mendatang

Pada kesempatan itu, KPU juga secara resmi memperkenalkan maskot Pilkada untuk setiap daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak tersebut. Serta menyosialisasikan tahapan Pilkada 2020. Tahapan yang disampaikan dimulai dari penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sampai dengan hari pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Ketua KPU Cilegon Irfan Alfi dalam keterangannya menyampaikan, saat ini tahapan Pilkada sudah memasuki tahap pelaksanaan. Bahkan menurut Irfan, Januari mendatang pihaknya sudah harus membentuk Ad Hoc, dan dipertengahan Januari, calon sudah harus bisa menyerahkan syarat minimal dukungan bagi yang akan maju melalui jalur independen atau perseorangan.

“Ini penting bagi independen karena memang ada perubahan jadwal tahapan dari PKPU 15 PKPU 16, yang semula tanggal 11 Desember sampai 05 Maret 2020. Sekarang menjadi 19 Februari 2020 sampai 23 Februari 2020, ini penting bagi mereka,” ujarnya.

Irfan juga berharap, dengan dilakukan launching tersebut. Masyarakat bisa ikut terlibat secara aktif dalam proses pelaksanaan Pilkada Kota Cilegon.

Lebih lanjut Irfan juga menjelaskan, dengan terlibatnya masyarakat dalam pelaksaan pilkada ini bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan pilkada di Kota Cilegon. Pihaknya juga mengaku akan melakukan rekruitment untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Rekruitmen akan kita lakukan ditanggal 15 Januari sampai dengan 14 Februari 2020, mudah-mudahan bisa lebih dipadatkan. Per satu PPK masih lima personel,” jelasnya.

Selain itu, Irfan juga menargetkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi ini bisa mencapai 72,05 persen atau naik dari tahun 2015 yang hanya mencapai 63 persen. []

0Shares