IPI Cilegon Salurkan Bantuan untuk Guru dan Lembaga Pendidikan Korban Banjir

CILEGON, BCO – Musibah banjir yang melanda wilayah Kecamatan Grogol dan beberapa kecamatan lain di Kota Cilegon sudah hampir dua pekan berlalu yang mengakibatkan ratusan rumah, sekolah terendam air serta merusak beberapa fasilitas umum lainnya.

Imbas dari kejadian itu, banyak warga yang harus kehilangan harta bendanya lantaran hanyut atau rusak terendam air banjir.

Untuk membantu meringankan beban para guru maupun lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdampak banjir, Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kota Cilegon membagikan puluhan paket sembako bagi para guru di dua lokasi berbeda yang cukup parah terkena musibah banjir.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Cilegon Ismatullah dan Ketua IPI Cilegon Johadi kepada Kepala Sekolah PAUD Daarussholihin di Lingkungan Tegal Wangi Kruwuk, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Kamis 14 Mei 2020.

“Dalam rangka kepedulian terhadap lembaga paud dan guru – guru paud yang terkena musibah banjir, kami membagikan 37 paket sembako di dua lokasi terdampak banjir parah,” ujar Johadi, Ketua IPI Kota Cilegon kepada wartawan.

Selain bantuan berupa paket sembako, dalam aksi ini juga turut dibagikan bantuan uang tunai 1 juta rupiah per sekolah yang berasal dari hasil iuran anggota IPI maupun donatur lain yang peduli terhadap peristiwa itu.

“Kita juga sedikit bantu lembaganya untuk digunakan, uang itu membeli (keperluan) sarana dan prasarana sekolah yang habis,” ungkapnya.

Johadi juga menyebutkan, bahwa ada 6 Paud di Kota Cilegon yang paling parah terdampak banjir. “Total keseluruhan ada 6 paud se-Kota Cilegon yang paling parah terkena banjir,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan untuk pegawai Paud agar mengantisipasi dengan menempatkan berkas-berkas penting ditempat yang aman dari banjir.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Ismatullah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian tenaga pendidik di instansinya yang tergerak melihat kondisi itu.

“Kita berbagi kepada mereka semoga ini menjadi bagian penting, sebagai perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Cilegon kepada mereka,” kata Ismatullah.

Masih kata Kadindik, hingga saat ini pihaknya terus menyalurkan bantuan bagi setiap tenaga pengajar yang terkena banjir. Selain itu, ia juga mengaku dari awal kejadian sudah mengerahkan tim untuk membantu warga yang terkena banjir guna membersihkan tempat tinggalnya yang terendam air. []

0Shares