Hindari Keramaian, Angka Kasus Covid-19 di Banten Naik Signifikan

CILEGON, BCO – Sejak diumumkannya status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada wabah pandemik Covid-19, Pemerintah Provinsi Banten terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan pada penyakit asal China ini.

Gubernur Banten Wahidin Halim melalui instagram resminya (@wh_wahidinhalim) yang dikutip BCO Rabu 18 Maret 2020, WH mengunggah sebuah postingan informasi mengenai info corona yang ada di Banten.

Situs website www.infocorona.bantenprov.go.id ini memuat data seputar informasi warga yang terjangkit virus corona, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di Banten, dan kasus terkonfirmasi Covid-19 secara nasional.

Website ini di-lauching Pemprov Banten guna memberikan informasi dan data terkait perkembangan Covid-19 khususnya di wilayah Provinsi Banten kepada masyarakat. Warga juga bisa mengkonfirmasi terkait corona ini melalui call center 085215779659.

Berdasarkan pantauan BCO pada dashboard website tersebut per tanggal 18 Maret 2020 pukul 22.42 WIB, saat ini terkonfirmasi ada sekitar 10 warga Banten yang positif terjangkit virus corona, dan dua orang di antaranya meninggal dunia serta delapan orang masih di rawat di rumah sakit.

Melihat data tersebut, berarti kenaikan angka kasus Covid-19 ini sangat signifikan, karena dua hari lalu (Senin) baru tercatat 5 kasus.

Diketahui bahwa pasien terbanyak yang positif terjangkit virus corona berasal dari Kabupaten Tangerang dengan jumlah 5 orang, Kota Tangerang Selatan 2 orang yang masih dalam perawatan serta 2 orang dilaporkan meninggal dunia, kemudian dilanjut oleh Kota Tangerang yang memiliki 1 orang warganya positif Covid-19.

Selain menunjukkan data warga yang positif terjangkit Corona Virus, website tersebut juga menyediakan daftar jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di 8 Kota/Kabupaten dan Pasien Dalam Pengawasan baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) di Banten. Baik yang memiliki sejarah perjalanan dari negara terjangkit ataupun warga yang baru tiba dari luar negeri.

Berikut data ODP yang tercantum pada website tersebut: Kabupaten Pandeglang, 1 orang sembuh, 1 orang masih di pantau; Kabupaten Serang, 1 orang sembuh, tidak ada warga yang masuk daftar ODP; Kabupaten Tangerang, 19 orang sembuh, 20 orang ODP; Kota Tangerang, 9 orang sembuh, 34 orang ODP; Kota Tangerang Selatan, 12 orang sembuh, 35 ODP; Kota Serang, 0 sembuh, 1 orang ODP; Kota Cilegon, 9 orang sembuh, 2 orang ODP; Kabupaten Lebak, 0 sembuh, 0 ODP. Dengan demikian total ODP 144 orang, 51 orang sembuh, 93 orang dalam pantauan.

Selanjutnya, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP): Kabupaten Pandeglang, 0 orang sembuh, 2 dirawat; Kabupaten Serang, 2 orang sembuh, tidak ada warga yang dirawat; Kabupaten Tangerang, 2 orang sembuh, 6 orang masih dirawat; Kota Tangerang, tidak ada warga yang dirawat, 11 masih dirawat; Kota Tangerang Selatan, 1 orang sembuh, 6 orang dirawat; Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Lebak, tidak ada orang PDP. Dengan demikian, total 30 orang, 5 orang sembuh, 25 masih dirawat.

Data ODP, PDP, ataupun yang positif terjangkit dapat berubah sewaktu-waktu. Di sisi lain, pemerintah menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah, menghindari keramaian, menerapkan Pola Hidup Bersih (PHBS), Cuci Tangan Dengan Sabun (CTDS), Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), serta menghindari tempat-tempat keramaian.[]

0Shares