Hari Ketiga, Penumpang KMP Nusa Jaya yang Jatuh ke Laut Belum Ditemukan

CILEGON, BCO – Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap seorang pria yang jatuh ke laut ketika menumpangi KMP Nusa Jaya saat perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, di sekitar perairan Selat Sunda atau tepatnya dekat dengan Pulau Tempurung.

Kendati telah memperluas jangkauan pencarian hingga ke Perairan Bakauheni, namun tim SAR belum mendapati tanda-tanda keberadaan pria yang diperkirakan berusia 20 tahunan itu selama tiga hari ini.

“Hasil pencarian dengan luas kurang lebih 265 notical mille square nihil, dan rencana akan kita lanjutkan esok hari,” ujar Zaenal Arifin, Kepala Basarnas Banten di Pos SAR Pelabuhan Merak, Minggu 01 November 2020.

Masih kata Zaenal, pemantauan yang dilakukan Basarnas Lampung juga belum mandapati hasil dari keberadaan penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuj ke laut pada Jumat 30 Oktober 2020 lalu. “Namun hasil sampai sore hari juga masih nihil,” ujarnya.

Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan akan terus dilakukan dengan memperhatikan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG. Hal itu dilakukan lantaran kondisi gelombang laut di selatan Banten cukup tinggi dari dua sampai empat meter.

“Terkait dengan ketinggian gelombang di Perairan Selatan Banten maupun Selat Sunda bagian barat dan juga selatan yang mengestimasikan ketinggian (gelombang) 2,5 – 4 meter. Nah, ini tentunya menjadi perhatian dalam proses operasi SAR hari keempat besok,” pungkasnya.

Pada hari ketiga tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan KN SAR Drupada, RIB 02 Banten, RIB Polair Banten, Kapal patroli lanal Banten KAL Badak, serta Kapal patroli KSOP Banten. []

0Shares