Harga Komoditi di Pasar Kranggot Naik 40 Persen

CILEGON, BCO – Akibat cuaca buruk yang melanda beberapa daerah di Indonesia, membuat sejumlah harga bahan komoditi di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, mengalami kenaikan hingga 40 persen dari harga normal biasanya.

Harga cabai rawit dan cabai merah misalnya, mengalami kenaikan sebesar 35 ribu rupiah menjadi 70 ribu rupiah per kilogramnya. Kenaikan juga terjadi pada tomat yang naik sebesar 7000 rupiah menjadi 15.000 rupiah per kilogramnya.

Kepala UPTD Pasar Kranggot Aceng Syarifudin mengatakan, kenaikan harga sejumlah bahan komoditi ini dipicu lantaran cuaca buruk sehingga pasokan bahan komoditi dari distributor yang ada di Bogor dan Tanah Tinggi mengalami keterlambatan dan sehingga menyebabkan berkurangnya stok. “Kenaikan ini terjadi pada bahan pokok sayur mayur yang naik rata-rata 40 persen, penyebabnya karena faktor alam atau cuaca buruk,” kata Aceng kepada wartawan, Jumat 03 Januari 2020.

Selain itu, kenaikan ini terjadi setelah perayaan tahun baru kemarin. Namun, Ia juga berjanji akan segera melakukan operasi pasar guna menekan harga yang semakin merangkak naik yang bekerjasama dengan intansi terkait. “Kenaikannya dari mulai hari rabu tanggal 1 Januari 2020 kemarin. Kita secepatnya melakukan operasi pasar dengan bulog ataupun instansi lain,” terangnya.

Sementara, di tempat yang sama, seorang pedagang mengaku sudah dua hari terakhir ini para pedagang di tempat ini berebut bahan komoditi tersebut. “Dua hari ini kita rebutan, karena stoknya sedikit,” kata Wardi.

Ia juga berharap, kondisi kenaikan harga ini bisa segera diatasi. Mengingat besarnya permintaan masyarakat terhadap salah satu bahan pelengkap masakan tersebut. []

0Shares