Harga Jahe di Pasar Kranggot Naik 50 Persen

CILEGON, BCO – Sejumlah bahan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, dan kencur yang biasa di jual di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, sejak seminggu terakhir ini mengalami kenaikan harga yang cukup drastis.

Kenaikan harga ini dipicu karena tersendatnya pasokan dari sejumlah distributor. Selain itu, bahan rempah-rempah tersebut dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk menangkal berbagai penyakit seperti Corona Virus (Covid-19).

Salah seorang pedagang mengatakan, kenaikan harga ini terjadi setelah adanya pengumuman dari Presiden Jokowi perihal ditemukannya warga Indonesia yang terjangkit penyakit pendemi asal China tersebut. Harga jahe yang semula berkisar pada angka Rp30 ribu rupiah per kilogramnya kini naik menjadi Rp60 ribu per kilogram yang artinya naik sekitar 50 persen dari harga normal.

“Sekarang naik menjadi 60 ribu (untuk jahe) dari 30 ribu. Kenaikannya sudah seminggu yang lalu,” kata Hasbuna saat ditemui BCO di Pasar Kranggot, Jumat 13 Maret 2020.

Selain harga jahe, Hasbuna mengatakan, kenaikan juga terjadi pada bahan rempah-rempah seperti kencur yang semula Rp60 ribu rupiah kini menjadi Rp80 ribu rupiah, kunyit dari harga normal Rp7 ribu rupiah menjadi Rp12 ribu rupiah. Sementara harga temulawak, yang semula Rp8 ribu rupiah naik menjadi Rp20 ribu rupiah per kilogramnya. Di sisi lain, pasokan dari petani dan distributor juga berkurang lantaran tingginya permintaan kosumen terhadap rempah-rempah ini.

“Pasokan dari petani berkurang, permintaan juga tinggi. Biasanya (saya) dikirim dari Bojonegara sekarang harus nunggu dari Lampung atau daerah lain,” katanya.

Meski harga rempah-rempah mengalami kenaikan yang cukup drastis, namun hal ini tidak menjadi halangan bagi para konsumen.

“Ya gimana ya (menyikapi kenaikan ini) mau enggak mau ya harus beli. Karena kan kalau saya sudah biasa konsumsi rempah-rempah untuk menjaga daya tahan tubuh apalagi sekarang ada virus corona itu. Makanya buat nangkal itu kelaurga saya mah konsumsi ini aja,” ucap Janet, warga Komplek Pesona Cilegon.

Dikatakan Janet, ia merasa kaget dengan kenaikan harga rempah-rempah. Janet berharap, pemerintah bisa memberikan upaya terbaik dalam mengatasi kenaikan sejumlah bahan rempah-rempah tersebut. []

0Shares