Hadapi Musim Hujan, Kelurahan Masigit Bangun Sumur Resapan

CILEGON, BCO.CO.ID – Berbagai cara dilakukan warga ataupun instansi pemerintahan di Kota Cilegon untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musim hujan yang diprediksi puncaknya bakal terjadi pada Januari – Februari 2021 mendatang. Untuk mengantisipasi hal itu, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, telah membangun 10 titik sumur resapan yang berfungsi menyerap air yang tergenang di sejumlah permukiman penduduk.

Lubang sumur resapan dengan luas 90 centimeter dan kedalaman 2 meter ini dianggap efektif untuk menyerap dan mengalirkan air dari permukaan ke dalam tanah, sehingga mampu mengendalikan banjir yang diakibatkan curah hujan tinggi.

“Kita ada 10 sumur resapan yang kita buat di daerah yang kita anggap rawan terjadinya banjir,” ujar Lurah Masigit Rohimin kepada BCO, Kamis 12 November 2020.

Dikatakan Rohimin, Sepuluh sumur resapan yang dibangun Kelurahan Masigit ini berada di Lingkungan Kenanga, Jombang Kali, Jombang Wetan, serta di Perumahan Metro Cilegon Blok C. Wilayah ini dipilih pihak kelurahan karena memiliki kontur tanah yang rendah sehingga perlunya pengedalian air agar tidak banjir.

“Dataran rendah dan kita anggap sering membuat air menggenang, kemarin itu yang terakhir di Kenanga sama Jombang Kali. Kita bertahap, untuk tahun ini kita di kasihnya 10 titik mudah-mudahan di tahun berikutnya ada 10 titik lagi,” jelasnya.

Rohimin mengaku, biaya 10 titik sumur resapan ini berasal dari anggaran DPW-Kel senilai 100 juta rupiah. Tentunya ia juga mengimbau warganya untuk saling bekerjasama dengan instansi pemerintah dalam mengantisipasi banjir.

“Kita siap on call selama 24 jam. Saya dengan Pak Kapolsek siap turun ke TKP apabila warga kami membutuhkan pertolongan, karena ini wilayah kita yang harus kita jaga dengan baik,” pungkasnya. []

0Shares