Gempa 5,0 Magnitudo, Warga Tamanjaya Ujung Kulon Mengungsi

Peringatan BMKG Terkait Gempa Bumi di Sumur, Pandeglang, Banten yang mencapai 5,0 magnitudo, Sabtu 14 November 2020.
Peringatan BMKG Terkait Gempa Bumi di Sumur, Pandeglang, Banten yang mencapai 5,0 magnitudo, Sabtu 14 November 2020.

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang wilayah Sumur, Kabupaten Pandeglang, Sabtu malam 14 November 2020, sekira pukul 22.32 WIB membuat sebagian warga di Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, mengungsi mencari tempat perlindungan yang lebih aman.

“Iya kang, yang di pinggir pantai pada ngungsi sebagian. Tapi ada juga yang bertahan,” kata Rimbawan, salah seorang warga Tamanjaya saat dikonfirmasi BCO via telepon, Minggu dinihari, 15 November 2020.

Dikatakan, peristiwa gempa bumi yang terjadi di antara Pulau Peucang dan Pulau Panaitan, Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon membuat sebagian warga itu khawatir dan masih trauma dengan peristiwa tsunami yang terjadi pada Desember 2018 lalu.

“Warga mah khawatir, masih trauma aja kejadian dulu mungkin,” jelas Rimbawan.

Sementara pihak aparat desa telah menenangkan warga yang panik dan takut akan tetap tenang, lantaran gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Selain itu, kata Rimbawan, gempa ini juga tidak membuat kerusakan pada rumah-rumah warga.

“Aman kang enggak ada kerusakan, sekarang sudah pada tenang. Pada pulang lagi ke rumah masing-masing,” tukasnya.

Berdasarkan situs BMKG, gempa tersebut berada pada lokasi 6.74 LS – 105.14 BT, pusat gempa berada di laut 49 km BaratDaya Sumur atau berada di Kawasan Taman Nasional Ujungkulon.
Selain mengguncang wilayah Sumur, gempa juga dirasakan di wilayah Cikeusik, Bayah, Ciptagelar, Panggarangan, Carita, Panimbang, Labuan, Cimanggu, Malimping, Cikotok, Rangkasbitung, hingga Sawarna. Meski demikian, gempa bumi ini tidak berpotensi menyebabkan Tsunami. []

0Shares