Empat Kampung dan Sejumlah Sekolah di Bojonegara Terendam Banjir, Akibat Bukit Dikeruk

SERANG, BCO – Peristiwa banjir kembali melanda Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Akibatnya, ratusan rumah dan tempat ibadah terendam banjir yang diperkirakan setinggi 1 Meter, Selasa 07 Januari 2019.

Sekolah yangbterendam banjir antara lain MIN, SD, SMAN 1 Bojonegara, SMA dan SMP PGRI.

Tiara, salah seorang warga di Kampung Masigit, Desa Margagiri mengatakan, banjir pertama kali terjadi pada pukul 07.30 WIB setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat pada Selasa pagi.

“Dari tadi pagi banjirnya, sekitar jam 07.30 wib. Untuk kampung ini aja ada 78 rumah yang terendam dengan ketinggian air sampai 1 meteran,” kata Tiara seraya mengatakan, hingga pukul 13.00 Wib, banjir masih menggenangi pemukiman.

Tiara menduga banjir ini diakibatkan oleh gundulnya perbukitan di kawasan tersebut akibat adanya aktifitas pertambangan batu yang membuat air tidak terserap langsung ke dalam tanah. “Dibelakangkan bukitnya pada gundul. Ya airkan enggak bisa terserap ke tanah akhirnya air nyari jalan sendiri dan merendam rumah warga,” ungkapnya.

Sementatara itu, Koordinator TRC BPBD Kabupaten Serang Racmatullah mengatakan, ada empat kampung, yakni Kampung Gunung Santri, Kampung Pasar, Masigit, dan Barekot, di dua desa yang terendam banjir dengan ketinggian yang bervariatif. Meski demikian, saat ini pihak tengah mendata warga yang terdampak banjir tersebut. “Ada empat titik (kampung) yang terendam banjir. Kalau untuk evakuasi kita belum, paling penyedotan air aja,” ujar Rachmatullah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hingga kini ketinggian air masih merendam ratusan rumah warga dan berangsur surut. Petugas BPBD bersama aparat kepolisian juga saat ini masih memantau wialayah tersebut.

Selain merendam ratusan rumah warga di beberapa desa, banjir juga menggenangi akses jalan menuju Kecamatan Puloampel dan membuat arus lalu lintas tersendat. []

0Shares