Daftar Pemilih Sementara Pilkada Cilegon 2020 Capai 296.200 Jiwa

CILEGON, BCO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pilkada Cilegon 2020 dalam rapat pleno terbuka yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Minggu, 13 September 2020. Dalam rapat yang dihadiri Komisioner KPU Kota Cilegon itu.

Pada Pilkada kali ini, KPU mencatat daftar pemilih sementara mencapai 296.200 jiwa yang tersebar dari 43 kelurahan dan 8 kecamatan di Kota Cilegon, dengan rincian, 148.707 pemilih laki-laki dan 147.493 pemilih perempuan.

Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Cilegon Mulya Mansyur mengatakan, saat proses pengumuman nanti, KPU meminta peran aktif masyarakat untuk melakukan verifikasi keakuratan data pemilih tersebut sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Oktober mendatang.

“Agar nanti ada tanggapan dan masukan dalam rangka memperbaiki daftar pemilih untuk Pilwalkot Cilegon 2020 sehingga nanti sampai ditetapkan menjadi DPT pada bulan Oktober,” ujar Mulya Mansyur, kepada wartawan.

Warga juga bisa melakukan pengecekan pemilih pada situs resmi KPU www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id untuk memastikan terdaftar atau tidaknya dalam pesta demokrasi itu.

Data tersebut, lanjut Mulya, berpotensi masih bisa berubah. Sebab, sebelum penetapan DPT dari DPS ini, ada sekitar 304 ribu lebih dan berkurang menjadi 296,200. Berkurangnya jumlah tersebut lantaran ada beberapa indikator, baik itu kematian ataupun pindah domisili.

“Untuk berkurang itukan dari jumlah TMS, ada yang sudah meninggal, ada yang memang sudah pindah, ada yang memang juga tidak memenuhi syarat misalnya dibawah umur,” tukasnya.

Di tempat sama, Kasie Tatakelola SDM Tikom Disdukcapil Cilegon Heryati mengatakan, pemilih pemula di Cilegon hampir seluruhnya sudah memiliki E – KTP. Namun demikian, masih ada saja calon pemilih berusia 17 tahun yang belum melakukan perekaman E – KTP.

“Sisanya 999 orang usia 17 tahun yang belum terekam itu berdasarkan konsolidasi data 2020 semester I,” ucap Heryati.

Dikatakannya, saat ini warga Cilegon hampir 300 ribu orang yang telah memiliki KTP – El. Selain itu juga, apabila ada anak usia 17 tahun dan bertepatan saat pemilu berlangsung, mereka bisa memilih asalkan sudah terdaftar di DPT.

“Sekarang enggak ada lagi Suket (Surat Keterangan). Surat keterangan itu kita tarik menjadi KTP – Elektronik. Suket udah enggak berlaku,” pungkasnya. []

0Shares