Bioskop XXI di CCM Masih Sepi Peminat, Mau Nonton Ada Syaratnya

CILEGON, BCO.CO.ID – Pasca tutup selama 8 bulan akibat pademi Covid-19 sejak awal bulan Maret 2020 lalu, sarana hiburan bioskop di Cilegon Center Mall (CCM) kembali dibuka setelah mendapat izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Cilegon.

Kendati telah diizinkan beroperasi, namun minat masyarakat terhadap hiburan nonton film tampaknya belum begitu antusias.

Pantauan BCO di bioskop XXI Cilegon Center Mall (CCM) Kota Cilegon, tampak tidak ada keramaian dari pengunjung untuk menikmati hiburan ini. Bahkan, berbagai diskon yang ditawarkan tak berdampak terhadap minat masyarakat untuk menonton di bioskop.

Public Relation Executive PT Yestar Laosma Jennifer Parapat menyampaikan, meski bioskop sudah dibuka sejak tiga hari lalu, jumlah pengunjung yang datang masih di bawah 40 persen serta belum mencapai target yang diharapkan.

“Jauh dari target yang kita harapkan. Yang kami harapkan 40 persen ini hanya beberapa persen doang dari kapasitas bioskop. Mungkin, karena masyarakat masih khawatir dengan Covid-19,” kata Jennifer kepada wartawan di Cilegon Centra Mall (CCM), Rabu 11 November 2020.

Meskipun sepi dari pengunjung, sambung Jennifer, manajemen mall tetap meminta kepada pihak bioskop XXI untuk menerapkan protokol Covid-19. Salah satunya, pengunjung mengisi data dengan QR Code, pemeriksaan suhu tubuh, dan mencuci tangan.

“Pasti protokol kesehatan yang diterapkan, pengecekan suhu tubuh saat masuk ke dalam bioskop maupun ruangan bioskop. Dan setiap pengunjug yang datang mengisi data dengan QR Code. Pengisian data dengan menggunakan QR Code ini, pihak bioskop akan mengetahui siapa-siapa saja pengunjung yang masuk ke sini (dalam ruangan bioskop). Jadi, apabila ada kluster, kita bisa cepat tracking,” jelasnya.

Pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk penerapan standar protokol kesehatan yang akan dilakukan di bioskop.

“Kami belum memiliki target pengunjung, namun keinginan managemen CCM agar para pengunjung agar terbiasa dengan protokol kesehatan yang memang harus dijalankan,” pungkasnya. []

0Shares