Bencana Banjir Cilegon, Wakil Ketua MPR Minta Pemda Jangan Obral Perizinan

CILEGON, BCO – Wakil Ketua MPR Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengunjungi Lingkungan Ciore Waseh, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Kamis, 07 Mei 2020.

Kedatangan Zulkifli Hasan bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Anggota DPRD Provinsi Banten Dede Rohana, Ketua DPD PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud dan kader PAN lainnya ke wilayah itu untuk membagikan ratusan paket sembako dan 1,3 ton beras bagi warga yang terdampak musibah banjir bandang ditengah Covid-19.

Menyikapi peristiwa banjir itu, Zulkifli Hasan meminta setiap pihak untuk tidak saling menyalahkan. Menurutnya, musibah banjir tersebut diakibatkan oleh perbuatan manusia yang kurang memperhatikan lingkungan sekitarnya.

“Bencana itu karena manusia karena kita, kalau gunungnya dihabiskan lingkungan dirusak nah itu akibatnya,” ujar Zulkifli Hasan usai memberikan bantuan di Masjid Baiturohman Lingkungan Ciore Waseh.

Di sisi lain, ia juga meminta kepala daerah untuk memperhatikan lingkungan sekitarnya terutama wilayah yang dapat menyebabkan banjir tanpa harus mengorbankan lingkungan untuk kepentingan segelintir orang.

“Jangan obral izin-izin terutama di lingkungan – lingkungan yang akan menyebabkan banjir. Misalnya tambang batu, tambang pasir. Jangan dikorbankan lingkungan kalau batu ditambang habis gunungnya. Yang (mengalami) bencana rakyat yang dapat senang cuma yang nambang aja,” pungkasnya.

Senada dengan Wakil MPR RI, Anggota DPR RI Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan, bahwa penanganan banjir memerlukan program jangka panjang yang mana menertibkan semua pihak yang telah merusak lingkungan.

“Jadi memang perlu ada program jangka panjang. Jangka panjang itu yang paling gampang sebenarnya menertibkan semua pihak yang merusak lingkungan tidak ada kompromi dengan itu harusnya,” ungkapnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah jangan cuma mengunjungi ataupun melihat kondisi tersebut, melainkan untuk dilakukan evaluasi agar musibah ini tidak terulang kembali. []

0Shares