Bawaslu Cilegon Terima Laporan Pelanggaran Prokes Selama Kampanye Pilkada

CILEGON, BCO – Sebulan lebih pasca pelaksanaan masa kampanye calon kepala daerah untuk Pilkada Kota Cilegon, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon telah menerima empat laporan pelanggaran dari masing-masing peserta calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

Pelanggaran itu terkait penerapan protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker, dan mengumpulkan massa melebihi ketentuan saat menggelar pertemuan di ruangan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 27 Oktober 2020.

Dikatakan Siswandi, empat laporan pelanggaran tertulis itu tersebar di empat kecamatan, yaitu di Kecamatan Jombang, Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Grogol, dan Kecamatan Ciwandan. Sementara di kecamatan lain, pihaknya belum menerima laporan dari Panwascam.

“Kalau untuk pelanggaran protokol kesehatan memang yang sudah masuk dari kecamatan, empat kecamatan. Teguran tertulisnya ke beberapa calon,” kata Siswandi.

Berdasarkan laporan itu, sambung Siswandi, pasangan nomor urut 04 yakni pasangan Helldy Sanuji sering melakukan pelanggaran prokes dalam pelaksanaan kampanye sehingga kerap ditegur oleh pihak pengawas.

“Beberapa kali memang yang sering ditegur tetapi masih bisa di toleransi memang ada di pasangan nomor 04,” ucapnya.

Meskipun teguran tertulis terhadap pelanggaran prokes saat kampanye baru empat laporan, namun ungkap Ketua Bawaslu Cilegon, teguran secara langsung juga diberikan pengawas kepada pihak yang menyelenggarakan kampanye lantaran melakukan pelanggaran lain seperti melibatkan anak kecil.

“Yang ditegur secara tertulis itu ada empat, kalau yang ditegur secara langsung mah banyak, puluhan. Semua calon rata. Yang membawa anak kecil ada juga, ditegur ditempat,” tegasnya.

Ia juga menghimbau para peserta Pilkada untuk segera membuat izin dari aparat terkait apabila hendak melakukan kampanye sehingga Bawaslu bisa menerima surat tembusan perihal kegiatan sosialisasi itu. Kewajiban penerapan protokol kesehatan juga harus diperhatikan demi kesuksesan demokrasi dan keselamatan rakyat. []

0Shares