Baru 33 Sekolah di Cilegon Siap Gelar Belajar Tatap Muka

CILEGON, BCO – Sebanyak 33 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di wilayah Kota Cilegon telah siap melakukan belajar tatap muka atau belajar secara langsung pada fase adaptasi kebiasaan baru (AKB) sekarang ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Ismetullah saat melakukan kunjungan ke SMP Negeri 07 Cilegon di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Selasa, 04 Agustus 2020.

Menurut Ismetullah, saat ini pihaknya telah memilih puluhan sekolah sambil menunggu surat edaran resmi dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon.

Dikatakan, digelarnya proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tersebut bukan tanpa alasan, karena berdasarkan kondisi pergerakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Cilegon. Saat ini ada kelurahan yang kondisinya telah masuk zona hijau.

“Dari kementrian yang 4 menteri itu memperbolehkan belajar tatap muka kalau kondisinya sudah hijau. Ternyata di Kota Cilegon ini ada kelurahan yang sudah hijau ada juga yang belum. Makanya kita memilih dan memilah sehingga lebih bijaksana apabila diberlakukan secara parsial,” ujar Kepala Dindik Kota Cilegon ini

Saat ini ada 33 sekolah yang siap melaksanakan KBM secara langsung dan ada 10 sekolah yang belum memberikan laporan kesiapannya. Bagi sekolah yang siap menggelar KBM tatap muka, mereka harus memenuhi indikator protokol kesehatan seperti menyediakan sarana cuci tangan, alat pengecekan suhu tubuh, serta mampu memberikan ruang agar tetap menjaga jarak.

Meskipun hal ini jaminan bagi kesiapan pelaksanaan KBM tatap muka, namun Ismetullah mengaku akan patuh terhadap keputusan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon.

“Untuk tatap muka ini dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, kita berlakukan. Tetapi secara parsial kepada sekolah-sekolah yang memang sudah menyatakan kesiapannya,” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data hingga saat ini kurva atau pergerakan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Cilegon berjumlah 44 kasus. Dalam data tersebut menunjukkan, 41 orang sembuh, dua orang masih dirawat, dan satu orang meninggal dunia. []

0Shares