Banyak Perusahaan di Serang Timur yang Belum Lapor Terdampak Covid-19

SERANG, BCO – Sebagian besar industri di wilayah Serang Timur belum memberikan laporan terdampak serangan Pandemi Covid-19 pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang.

Hal tersebut diakui Kabid Hubungan Industri dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang, Iwan Setiawan saat dihubungi wartawan lewat sambungan telepon.

“Wabah ini punya pengaruh banget, karena banyak perusahaan yang lapor kekita terutama dari jasa perhotelan di Anyer dan industri di Serang Timur,” kata Iwan.

Namun, menurutnya untuk Wilayah Serang Timur, banyak perusahaan yang belum memberikan laporan atas berlangsunya wabah ini. “Untuk di Serang Timur banyak perusahaan yang belum lapor,” ungkapnya.

Sedangkan untuk industri besar, Iwan menyebutkan, mereka sudah memperketat dan membuat protokol kesehatan perusahaan, seperti diperketat yang keluar masuk perusahaan, memakai masker, hand sanitizer, cuci tangan.

Selain itu, gelombang PHK di Kabupaten Serang masih relatif sedikit, akan tetapi banyak pegawai yang dirumahkan.

“Untuk gelombang PHK ada cuma sedikit. Banyak itu yang dirumahkan sekitar 415 orang di Anyer dan Cinangka, kalo total semuanya sementara ini 550 untuk Kabupaten Serang,” ujarnya.

Iwan juga menuturkan, Disnakertrans Kabupaten Serang berencana memberikan bantuan berupa sembako kepada pegawai terkena PHK dan dirumahkan.

“Barusan ini ada Ban Gub dari Bappeda, kita akan memberikan langkah-langkah pendataan bagi yang diPHK maupun yang di rumahkan. Rencananya kita ingin memberi sembako, ini baru rencana, waktunya kapan juga saya belum tau,” tegasnya.

Ia juga menyarankan kapada pegawai yang mengalami PHK maupun yang dirumahkan untuk mengikuti program kartu prakerja dari kementrian. “Cuma permasalahannya kartu prakerja ini langsung ke kementrian, jadi harus mengikuti langkah-langkah sesuai dari kementrian,” pungkasnya. []

0Shares