Banjir Landa 3 Desa di Bojonegara, Camat: Akibat Drainase Buruk

SERANG, BCO – Banjir yang melanda tiga desa, yakni Ukirsari, Mekar Jaya, dan Desa Bojonegara, di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, pada malam tahun baru kemarin menyisakan dampak merugikan masyarakat sekitar. Akibat banjir tersebut, ratusan rumah penduduk, dan sekolah-sekolah dipenuhi material lumpur yang terbawa derasnya arus air yang datang.

Camat Bojonegara Sutikno mengatakan, pada saat banjir ketinggian air mencapai 1 meter sehingga beberapa kampung di tiga desa ini terendam banjir. Menurutnya, banjir kali ini terparah jika dibandingkan tahun 2017 lalu.

“Pas malam tahun baru itu ketinggian air mencapai 1 meter, yang terdampak ada 3 desa. Dan ini paling parah dari tahun 2017 lalu,” kata Sutikno usai bergotong royong membersihkan SMAN 1 Bojonegara, di Kampung Gedong, Desa Bojonegara, Kamis 02 Januari 2020.

Sutikno menjelaskan, banjir yang merendam 3 desa ini disebabkan buruknya sistem drainase. Air yang datang dari perbukitan tersebut tidak dapat mengalir secara optimal sehingga membuatnya meluap dan menyebabkan banjir. “Ini saluran drainasenya mampet, sempit, dan dangkal. Akibatnya air jadi meluap. Untuk pengerukan ini, kita sudah ajukan dua tahun lalu, ” terangnya.

Di tempat sama, Plh Kepala SMAN 1 Bojonegara, Nikmatullah mengatakan, selain merendam hampir seluruh kelas yang ada di sekolah ini. Banjir juga mengakibatkan tembok pagar sepanjang 15 meter di samping sekolahnya roboh dan merendam beberapa buku yang yang masih tersimpan di ruangan bawah.

“Kalau kerugian mah ada, cuma enggak terlalu banyak seperti tahun 2017. Dinding pagar kita roboh, terus bantuan buku yang masih tersimpan di ruangan bawah juga rusak akibat banjir. Sebelumnya kita sudah antisipasi, jadi barang-barang yang lain kita simpan di lantai atas,” katanya.

Lebih lanjut ia juga mengatakan, saat ini aktifitas kegiatan mengajar di sekoolah tersebut sedang dalam masa libur. Dan akan aktif kembali tanggal 6 Januari 2019 mendatang. Tentunya, ia berharap kegiatan gotong royong ini bisa secepatnya menuntaskan material lumpur yang terbawa banjir.

“Kita sudah dua hari membersihkan ini bersama TNI-Polri, saya juga berharap ini segera cepat selesai biar tanggal 6 nanti kita bisa melaksanakan KBM,” tuturnya.

Sementara itu, dalam kegiatan gotong royong ini, sebanyak 150 siswa-siswi SMAN 1 Bojonegara, Aparat kepolisian dari Polsek Bojonegara, BPBD Kabupaten Serang, Petugas Pemadam Kebakaran, TNI dari Koramil Bojonegara dan Kodim 0623 Cilegon ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. []

0Shares