ASN Banyak Tertular Covid-19, Pemkot Cilegon Bakal Berlakukan WFH Mulai Senin

CILEGON, BCO.CO.ID – Tingginya kasus Covid-19 di Lingkungan Pemkot Cilegon membuat pemerintah setempat kembali bergerak dengan membuat kebijakan yang bakal memberlakukan kembali sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu dilakukan untuk menekan laju penularan virus corona di lingkungan perkantoran pemerintah, nantinya 75 persen ASN bakal memgikuti pola bekerja dari rumah tersebut. Kebijakan ini diberlakukan lantaran menimbulkan ke khawatiran terjadi klaster perkantoran pemerintah.

“Sesuai dengan instruksi, pemberlakuan para pegawai bekerja dari rumah dimulai hari Senin, 11 Januari 2021,” kata Maman Mauludin, Pj Sekda Kota Cilegon, Jumat 08 Januari 2021.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Cilegon Heri Mardiana menjelaskan, pemberlakuan WFH di lingkungan Pemkot Cilegon mulai dilaksanakan pada tanggal 11-25 Januari 2021.

Dikatakan, sesuai Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 mengenai aturan bekerja dari rumah 75 persen dan bekerja dari kantor 25 persen bisa dipakai daerah kabupaten/ kota apabila yang positif Covid-19 melebihi nasional, meninggal melebihi nasional, sembuh di bawah nasional dan kesediaan fasilitas perawatan isolasi covid penuh.

“Kota Cilegon khawatir, akhirnya kita tetap mengikuti instruksi mendagri,” ucap Heri Mardiana, Kepala BKPP Kota Cilegon.

Dalam pelaksanaannya nanti, Heri menjelasakan, pola WFH merujuk kepada Perwal. Dimana semua OPD yang memberlakukan pegawainya bekerja dari rumah tetap harus melaporkan ke BKPP.

“Jadi kami tahu siapa saja dan berapa yang bekerja dari rumah dan yang bekerja dari kantor,” tandasnya. []

0Shares