Anak Yatim di Merak Bagikan 1000 Masker ke Warga

CILEGON, BCO – Ratusan anak yatim piatu bersama pengurus Yayasan SUY Al Kahfi di Lingkungan Baru, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, menyebar dan berkeliling mendatangi rumah warga di sejumlah permukiman penduduk untuk membagikan 1000 lembar masker secara cuma-cuma kepada warga yang masih tidak menggunakan masker di tengah penanganan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Aksi ini mereka lakukan dalam rangka membantu pemerintah mengkampanyekan gerakan #Maskeruntuksemua. Pasalnya, hingga saat ini masih ditemukannya warga yang mengabaikan anjuran pemerintah untuk waspada terhadap paparan Covid-19.

Ketua Yayasan SUY Al Kahfi yang juga Bintara polisi di Polres Cilegon Brigpol Fahmi Ardi mengungkapkan, aksi tersebut berawal dari ide salah seorang anak asuhnya di yayasan. Dimana saat itu, ia menabung uangnya untuk membeli 2 lembar masker yang kemudian diberikan kepada rekannya.

“Aksi ini dalam rangka membantu pemerintah, idenya juga dari anak-anak yang peduli terhadap sesama. Alhamdulilah, kita patungan bersama mereka buat beli maskernya,” kata Fahmi kepada BCO, Senin 13 April 2020.

Ia mengaku bangga atas ide yang dicetuskan oleh anak asuhnya yang notabene masih kanak-kanak itu. Kendati demikian, mereka berharap kondisi ini bisa cepat pulih sehingga mereka bisa bermain dan belajar tanpa terganggu oleh jarak yang dibatasi (Physical Distancing). Selain itu, ia juga berharap masyarakat setempat bisa disiplin dan bersama-sama mengikuti anjuran pemerintah perihal kewaspadaan terhadap wabah pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan hati mereka (warga) tergugah untuk ikut berkampanye dan mematuhi saran pemerintah guna memutus rantai penyebaran virus ini,” ucapnya.

Fahmi juga berjanji untuk terus mengkampanyekan anjuran pemerintah itu kepada orang-orang terdekatnya dan juga masyarakat sekitar. Selain berkeliling membagikan 1000 helai alat penutup mulut, dalam aksi ini juga dilakukan penyemprotan desinfektan dibeberapa lokasi baik di area yayasan maupun rumah warga sekitar, guna membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit. []

0Shares