9.000 Pemilih Pemula di Cilegon Belum Miliki e-KTP, DKCS Jemput Bola

CILEGON, BCO – Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (DKCS) mencatat hingga saat ini sebanyak 9.000 pemilih pemula di Kota Cilegon belum memiliki identitas KTP Elektronik ata E-KTP.

Atas kondisi tersebut, DKCS Cilegon melakukan tindakan jemput bola untuk melakukan perekaman menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cilegon 2020.

“Kalau dilihat dari data memang ada 9.000 pemilih pemula yang belum memiliki E-KTP 9.000 pemilih pemula terdiri dari usai 17-19 tahun sebanyak 9.000 dan usia 17-18 tahun sebanyak 7.000 orang,” kata Hayati Nufus, Kepala DKCS Cilegon, kepada awak di Aula Kantor Kecamatan Cibeber, Selasa 21 Juli 2020.

Dikatakan Nufus, Kecamatan Cibeber menjadi fpercontohan perekaman serta proses perekaman tersebut akan serempak dilakukan disetiap kecamatan di Kota Cilegon.

“Dalam kondisi pademi Covid-19 (Virus Corona) kami tetap mengedepankan protokol kesehatan. Perekaman e-KTP akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dilakukan pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dan sesi kedua dilakukan pada pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Per hari kita targetkan 50 pemillih pemula yang melakukan perekaman e-KTP,” jelasnya.

Apabila diakumulasikan dengan setiap kecamatan di Kota Cilegon, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Ciwandan, Kecamatan Citangkil, dan Kecamatan Purwakarta paling banyak warga pemilih pemula.

“Empat kecamatan yang paling banyak penduduknya. Dan kami optimis semua pemilih pemula memiliki e-KTP. Dan kami targetkan pada 21 September 2020 sebelum Pilkada semua pemilih pemula dapat dapat KTP-el,” imbuhnya.

Sementara, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku optimistis 9.000 orang pemilih pemula di Kota Cilegon bisa memiliki KTP elektronik.

“Optimis lah 9.000 pemilih pemula punya e-KTP. Apalagi kan kemarin kita (Pemkot Cilegon) minta tambahan blangko ke Dirjen Kependudukan dan alhamdulilah di kasih penambahan oleh Dirjen,” jelas Walikota Cilegon Edi Ariadi.

Walikota juga meminta keterlibatan lurah dan camat di se-Kota Cilegon agar bisa bekerja sama untuk melakukan sosialisasi dan informasi kepada warga untuk melakukan perekaman.

“Lurah dan camat mesti bergerak mensosialiasikan perekaman ini. Dan mudah-mudaham sebelum Pilkada 2020 udah selesai. Karena pemilih pemula mempunya hak untuk memilih bacalon walikota dan wakil walikota Cilegon,” pungkasnya. []

0Shares