4 Pegawai Dinkes Cilegon Dibekuk Polisi Akibat Curi Masker di Gudang

CILEGON, BCO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon, menangkap empat orang pegawai yang bekerja pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon. Keempat orang pegawai ini diciduk polisi lantaran mencuri masker yang tersimpan di gudang Dinkes Kota Cilegon.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, empat orang pegawai Dinkes Kota Cilegon yang ditangkap itu masing-masing berinisial LL (38), MR (39), NS (39), dan AW ( 35).

Dari empat pelaku yang ditangkap ini, dua orang di antaranya, yakni LL dan NS merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinkes Kota Cilegon. Sementara dua pelaku lainnya yakni MR dan AW berkerja sebagai tenaga kerja sukarela (TKS).

Dari tangan para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebanyak 63 pcs masker sisa penjualan dari hasil aksi kriminalnya tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Zamrul Aini mengatakan,  keempatnya ditangkap pada Rabu 01 April kemarin.

“Awalnya itu staf dinkes mengecek gudang ternyata barang (masker) tidak ada terus membuat laporan dan kita tindak lanjuti. Kemudian anggota Reskrim langsung cek TKP dan memeriksa sejumlah staf dinkes untuk menanyakan siapa yang megang kunci gudang. Setelah dilakukan pemeriksaan anggota langsung menangkap empat pelaku,” katan AKP Zamrul Aini, Kamis 02 April 2020.

Usai ditangkap aparat, mereka mengaku telah mencuri masker sebanyak 120 boks yang ada di gudang Dinkes Kota Cilegon untuk dijual kepada yang membutuhkan.

“Barang bukti masker yang kita amankan sebanyak 63 pcs, terus yang lainnya sudah dijual oleh pelaku, ” ujarnya.

Dikatan Zamrul Aini, para pelaku tersebut menjajakan masker hasil curian ini secara online dengan harga rata-rata Rp 50 ribu per boks.

“Pelaku menjual masker secara online , terus harganya sekitaran Rp 50 ribu per boks,” tandasnya.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala Dinkes Cilegon dr Arriadna tak berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan sangat marah dengan kondisi itu. “Saya sedang marah banget dengan kondisi ini,” ujar Arriadna singkat. []

0Shares