146 Orang Ikuti Pelatihan Tes Pendaftaran Polri di Polres Cilegon

CILEGON, BCO – Sebanyak 146 orang peserta yang rata-rata berusia 19-21 tahun tampak serius saat mengikuti pelatihan tes pendaftaran polri yang dilaksanakan di Mapolres Cilegon, Kamis 06 Februari 2020. Para peserta yang didominasi murid SMA dan sederajat ini sudah dua hari terkahir mengikuti tes untuk mendaftar menjadi Calon Anggota Polri.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia pada Polres Cilegon Kompol Herlia Hartarani mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima 146 orang peserta dan mengikuti tes untuk pendaftaran yang akan dibuka pada Maret 2020 mendatang. Hal ini dilakukan agar para peserta tersebut terseleksi dengan baik dan tidak kaget saat waktu pendaftaran tiba. Nantinya, tes yang berlangsung dari tanggal 06 – 07 Februari itu akan melewati 11 tahapan.

“Yang mendaftar, minimal mereka sudah mengetahui tahapan-tahapannya seleksi itu, karena pembinaan awal ini sama seperti tahapan seleksi,” kata Kompol Herlia Hartarani di sela-sela tes berlangsung.

Ia mengatakan, saat ini animo masyarakat Kota Cilegon masih minim terhadap penerimaan Anggota Polri tersebut. Hal tersebut lantaran menurutnya kurang sosialisasi terhadap masyarakat. Oleh karena itu, ia bersama Anggota Binmas berupaya melakukan sosialisasi ke setiap sekolah yang berada di wilayah hukum Polres Cilegon. Bagi warga yang berminat menjadi Anggota Polri bisa mendaftar melalui online atau bisa langsung datang ke Polres Cilegon.

“Untuk Kota Cilegon ini animo masyarakat itu masih sedikit. Sehingga dengan saya ditugaskan disini, Saya mengajak masyarakat untuk menjadi anggota Polri,” ucapnya.

Sementara itu, Samuel, salah seorang peserta yang mengikuti tes tersebut mengaku termotivasi untuk menjadi Anggota Polri karena memiliki jiwa juang yang tinggi. Samuel yang menginginkan menjadi Anggota Bhabinkamtibmas tersebut mengaku tahun lalu pernah gagal saat seleksi berlangsung.

“Pengennya jadi Bhabinkamtibmas biar bisa langsung turun langsung mengayomi masyarakat. Kalau diterima terus jadi polisi dan ditempatkan di lalu lintas atau apapun juga enggak apa-apa, karena polisi kan memiliki jiwa juang yang tinggi,” kata Samuel. []

0Shares